Jasa Setrika Uap SALIRA Leuwiseeng Sukaherang Singaparna Tasikmalaya

Teknik Lobi dan Negosiasi dalam Komunikasi Bisnis

Salira TV – Berikut ini adalah rangkuman materi untuk Teknik Lobi dan Negosiasi dalam Komunikasi Bisnis. Sumber dari Buku Komunikasi Bisnis – Suwandi Sumartias – Modul 7 – Universitas Terbuka.

Pengertian Lobi

Menurut Windschuttle dan Windschuttle (1988), hal yang paling esensial dari lobi adalah bahwa kegiatan ini mengupayakan agar segala sesuatu berjalan bukan dengan cara pemberian perintah atau koersif melainkan melalui persuasi.


Jenis-jenis Lobi

Lobi Tradisional
Biasanya memanfaatkan orang-orang terkenal, figur publik, atau mantan pejabat untuk mendekati kelompok-kelompok kepentingan agar tujuan organisasi bias tercapai

Lobi Akar Rumput
Para pelobi justru memengaruhi masyarakat akar rumput agar menyampaikan aspirasinya kepada pengambil keputusan. Dengan kata lain, pelobi memengaruhi para pengambil keputusan secara tidak langsung.

Lobi Political Action Committee
Merupakan komite yang dibentuk perusahaan-perusahaan besar dengan maksud menempatkan calonnya di lembaga legislatif atau eksekutif. Sehingga keputusan yang diambil tidak merugikan perusahaan tsb.


Fungsi Lobi

  1. Memengaruhi pengambil keputusan agar keputusannya tidak merugikan para pelobi dari organisasi atau lembaga bisnis
  2. Untuk menafsirkan opini pejabat pemerintah yang kemudian diterjemahkan dalam kebijakan perusahaan
  3. Memprediksikan apa yang akan terjadi secara hukum dan memberi rekomendasi pada perusahaan agar dapat menyesuaikan diri dan memanfaatkan ketentuan baru
  4. Menyampaikan informasi tentang bagaimana suatu ketentuan dirasakan oleh perusahaan, organisasi, atau kelompok masyarakat tertentu
  5. Meyakinkan para pembuat keputusan bahwa pelaksanaan peraturan membutuhkan waktu untuk pelaziman

Negosiasi

Negosiasi berarti merundingkan atau membicarakan kemungkinan tentang suatu kondisi atau tawar-menawar.

Dalam konteks formal, negosiasi dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk pertemuan antara dua pihak atau lebih, untuk mencapai suatu kesepakatan bersama.

Menurut Iriantara, dkk. (2008), tujuan negosiasi tidak sekedar mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi lebih dari itu, mendapatkan apa yang kita inginkan dengan cara yang paling mudah dan baik.

Fungsi negosiasi adalah menyelesaikan konflik kepentingan atau persoalan melalui tindak komunikasi.


Jenis-jenis Negosiasi

Berorientasi pada bargaining
Dalam negosiasi ini, hanya ada satu pihak yang dapat mencapai tujuannya. Oleh karena itu, ada pihak yang menang dan ada pihak yang kalah.

Berorientasi kalah-kalah
Pihak yang bernegosiasi mengabaikan kemungkinan menjadi pemenang, sehingga dalam pendekatan ini, pihak yang bernegosiasi menjadi pecundang.

Negosiasi dalam kompromi
Upaya pengambilan satu pilihan jalan tengah, sehingga perlu dilakukan kompromi. Dalam kompromi tersebut, ada kepentingan yang harus dikorbankan dan dipertahankan begitu juga oleh pihak lain.

Berorientasi menang-menang
Pemecahan dapat dicapai dan memuaskan kebutuhan semua pihak yang terlibat di dalamnya, sehingga membuat setiap pihak tidak merasa dirugikan.


Tahapan Lobi

  1. Pengumpulan data dan fakta
  2. Interpretasi langkah dan keputusan pemerintah
  3. Interpretasi terhadap langkah-langkah perusahaan
  4. Membangun posisi
  5. Melemparkan berita nasional
  6. Mendukung kegiatan pemasaran

Teknik Lobi

  • Menganalisis iklim
  • Menentukan siapa lawan dan pendukung kita
  • Mengidentifikasi kelompok kecil yang menentukan iklim pokok masalah
  • Membentuk koalisi dengan berbagai kelompok yang setuju dengan kita
  • Menentukan tujuan
  • Menganalisis penyebab kasus yang muncul
  • Menganalisis segmen-segmen khalayak
  • Memperhitungkan media dan saluran komunikasi lain yang ada
  • Mengembangkan kasus Anda
  • Menjaga fleksibilitas

TEKNIK NEGOSIASI
Ir. H. Nazarkhan Yasin (2008)

  • Teknik Negosiasi Kompetitif
  • Teknik Negosiasi Kooperatif
  • Teknik Negosiasi Lunak dan Keras
  • Teknik Negosiasi Interest Based

Demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published.