DARI REDAKSI
TV ANDROID 24 JAM SALIRA TV MEMBUKA LOWONGAN KERJASAMA KEPADA ANAK MUDA UNTUK MENJADI WARTAWAN ATAU REPORTER SALIRA TV NEWS UNTUK DITEMPATKAN DI KABUPATEN ATAU KOTA NYA MASING-MASING (SESUAI DOMISILI KTP). HUBUNGI WA CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.

Dari Redaksi Salira TV,
Pada setiap kegiatan liputan jurnalistik dan atau kunjungan kerja, Wartawan Salira TV dilengkapi dengan ID Pers dan Surat Tugas yang masih berlaku, serta namanya tercantum di Box Redaksi https://salira.tv/redaksi/

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum berhak untuk meminta kepada yang mengaku sebagai Wartawan Salira TV untuk menunjukkan ID Pers & Surat Tugas yang masih berlaku.

Calon Narasumber, Instansi Pemerintahan, Sekolah, Pengusaha, dan Masyarakat Umum juga berhak untuk mengambil foto close-up yang bersangkutan, dan mengkonfirmasikannya ke Nomor WhatsApp Center Salira TV di 0838-9640-3437.

Jika yang bersangkutan terbukti Bukan Wartawan Salira TV, Calon Narasumber dan juga Redaksi Salira TV dapat melaporkannya kepada Pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti sebagai kasus Pidana Pemalsuan Identitas yang merugikan Calon Narasumber dan Perusahaan Media Salira TV.
Terimakasih.

Lowongan Jadi Wartawan & Content Creator di Salira TV

Download & Install Aplikasi Salira TV ~ TV Android 24 Jam di Playstore

Tips Meliput Suatu Peristiwa / Kejadian yang masih Asing Semua orang disana (belum ada yang kenal)

SALIRA TV Tasikmalaya – Berikut ini adalah serangkaian tips dalam meliput suatu peristiwa atau kejadian, dimana wartawan masih asing dengan semua orang disana.

1. Persiapkan Perlengkapan Alat Liputan : Kamera, Mic, Baterai Cadangan, ID Press, Surat Tugas, Handphone untuk Komunikasi, Fisik, Mental

2. Mulai berangkat dengan membaca Do’a berikut (bagi Muslim)

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii.”

Artinya: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thaha ayat 25-28).

3. Sesampainya di lokasi, amati sekeliling TKP, bersahabatlah dengan semua orang disana. Jika terlihat ada aparat pemerintahan atau kepolisian, sapa mereka dengan senyuman, perkenalkan ID PERS rekan-rekan, gunakan bahasa yang tenang dan bersahabat.

4. Setelah kenalan, ungkapkan maksud dan tujuan rekan-rekan bahwa datang kesana ingin meliput kejadian tersebut, dan mintalah salah-seorang dari aparat untuk bisa bersedia menjadi Narasumber

5. Berikan rencana pertanyaan yang akan rekan-rekan lontarkan ke calon narasumber dengan memberikan secarik kertas berisi minimal 6 pertanyaan sesuai kaidah 5W1H, yaitu :

  • What – apa yang terjadi?
  • Where – dimana terjadinya?
  • When – kapan kejadiannya?
  • Who – siapa yang terlibat?
  • Why – mengapa itu terjadi?
  • How – bagaimana kronologi kejadiannya?

6. Setelah wawancara, ucapkan terimakasih kepada narasumber dengan ucapan yang sangat tulus dan senyum terbaik, LALU katakan ke Narasumber bahwa rekan-rekan akan mengambil beberapa adegan video disana sebagai ilustrasi berita.

Kesimpulan :

  • Jadi, untuk meliput suatu kejadian yang umum (yang bukan suatu acara sponsorship), maka wartawan bisa langsung saja liput.
  • Contoh Acara sponsorship adalah acara Simpedes BRI, itu sudah terorganisir media nya – itu (biasanya) ada FEE nya untuk media, jadi media yang bisa meliput ke lapangan, sudah terdata – rekan-rekan harus menemui ketua panitia penyelenggara dulu jika akan meliput acara sponsorship seperti demikian).