Merekam Jalan dan Alam Pedesaan Tasikmalaya di Pagi yang Cerah

Calon Media Online Salira TV – Suasana Jalan di Pedesaan Tasikmalaya memang bisa membuat kangen ingin mudik para perantau.

Sebagai informasi, dimana Anda juga bisa melihatnya di halaman Contact bahwa domisili Calon Media Online Salira TV ini adalah di sebuah dusun di Desa Sukaherang, Kec. Singaparna, Tasik. Nah, video diatas itu adalah adanya di kampung penulis Salira TV teman-teman. Itu adalah jalan desa yang memisahkan antara Desa Sukaherang yang ada di kecamatan Singaparna dengan Desa Linggasirna yang ada di kecamatan Sariwangi, saya berada tepat di depan wates batasnya loh saat itu.

Sebetulnya yang saya sorot itu adalah lebih fokus ke Gunung Galunggung, dimana jaraknya lumayan dekat dari lokasi tersebut, ya sekitar 10 km-an. Tapi anehnya walaupun jaraknya dekat, saya belum pernah melihat ada sekumpulan orang yang berani melakukan penjelajahan dengan tujuan ke Gunung Galunggung, itu adalah sepenglihatan saya ya, tentu saja – boleh jadi ternyata ada yang sudah pernah melakukan penjelajahan tafakur alam atau istilah trans7 itu “ngabolang” via jalan itu, tapi kalau yang lewat jalan utama sih sudah banyak (jalan yang di dekat pintu masuk Area Pondok Pesantren Cipasung atau sekarang ada Universitasnya yaitu UNCIP (singkatan dari Universitas Cipasung).

Nah, disana ada jalan baru, orang-orang menyebutkan Jalan Muktamar – tapi sekarang disebut Jalan Cisinga – dimana jika kita menelusuri jalan itu (cisinga) itu akan sampai ke Objek Wisata atau Zona CFD Car Free Day nya Pasar Kaget Cisinga.

Lokasi : Jalan Desa Sukaherang, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

Tanggal : 19 Maret 2022

Kontributor : Firmansyah

Kata Kunci: Merekam, Jalan Desa, Alam Pedesaan, Tasikmalaya, Pagi, Cerah, Leuwiseeng, Sukaherang, Singaparna, Jawa Barat.

Salira TV Berminat Bangun Open CCTV (Public CCTV) Satu Desa – Live YouTube / Website

Calon Media Online Salira TV – Keberadaan CCTV adalah sudah menjadi kewajiban ada di tempat-tempat strategis misalnya di perempatan jalan, depan sekolah, depan pintu gerbang kampus dan di depan kantor-kantor perusahaan swasta pun di depan kantor instansi Pemerintahan.

Dari fakta kebutuhan itu, maka Salira TV sangat tertarik untuk bisa mampu membangun Open CCTV atau Public CCTV untuk wilayah Satu Desa yang kemudian bisa di Live kan di YouTube dan atau di Website Salira TV itu sendiri menggunakan Media Relay CCTV dari klikhost.com seharga Rp. 200.000,- per bulan, dengan fasilitas : (1) menggunakan Wowza Server, (2) Unlimited Bandwidth, (3) Relay Otomatis, (4) Free SSL, dan (5) Free HTML 5 Player.

Mengapa Relay CCTV kita harus menggunakan Jasa Server seperti misalnya dalam contoh pembahasan kami ini mencontohkan menggunakan Jasa dari KlikHost? – karena Relay CCTV kita (yang di live di website salira tv) nantinya akan banyak yang mengakses dalam waktu bersamaan, semakin banyak yang mengakses maka akan semakin berat, bisa-bisa terjadi Lag, nah fungsi dari Server Relay CCTV Klikhost itu adalah untuk menanggung beban server CCTV sehingga bebannya akan di handle oleh Server KlikHost, bukan oleh koneksi server pribadi dimana tempat cctv itu dipasang dan dipancarkan.

Sehingga, Biaya Bulanan yang diperlukan untuk meng-online-kan satu titik CCTV yang nantinya masyarakat bisa mengaksesnya dari website ini www.salira.tv adalah :

1. Sewa Server KlikHost (khusus untuk Relay CCTV) : Rp. 200.000,-

2. Biaya bulanan Koneksi Internet misalnya menggunakan Indihome yang 20 Mbps : Rp. 400.000,-

3. Biaya Sewa Tempat Nyimpan Perangkat Camera CCTV itu sendiri dan Biaya Listrik untuk yang punya tempat nebeng nyimpan CCTV berikut listrik yang memasok perangkat Access Point koneksi Indihome nya : Rp. 200.000,- (sebaiknya gunakan sistem UPS agar ketika listrik PLN mati, koneksi CCTV tetap berjalan) – biaya sudah termasuk jasa jika terjadi listrik padam, atau ada kerusakan kecil di alat, dll, maka yang punya rumah siap menyalakan kembali perangkat yang mati.

Jadi total biaya operasional satu titik relay cctv di tempat umum adalah Rp. 800.000,- per bulan.

Selanjutnya, Tim kami dari Salira TV dapat berinisiatif dengan melakukan siaran langsung di channel youtube Salira TV dengan materi / tema mengobrolkan kondisi terkini dari situasi tiap CCTV yang terpasang di banyak titik tersebut. Kita bisa menggunakan software Vmix dan atau OBS untuk keperluan manajemen siaran langsung di youtube dengan pergantian kamera cctv yang luwes serta disertai teks berjalan, suara pengantar dari penyiar dan backsound sound – semua bisa dilakukan di program vmix dan atau obs.

Agar seru dan lebih terasa hidup, maka dalam obrolan Live YouTube menampilkan kondisi terkini dari public cctv yang sudah disebar di banyak tempat umum itu maka sebaiknya tidak bicara sendirian, jadi minimal ada dua orang, lebih banyak lebih seru karena akan benyak suara opini dan lain-lain yang muncul saat Live tersebut.

Sehingga tentu saja, Salira TV harus menyediakan ruangan khusus untuk podcast ngobrolin kondisi terkini dari penampilan Live CCTV umum itu.

Aslinya, ini adalah bisnis seru dan kami dari Salira TV sangat tertarik dan senang dengan dunia seperti ini. Semoga bisa berlaksana dengan lancar – dimudahkan segala halnya, Amin. (F)

Tafakur Alam ke Gunung Galunggung

Calon Media Online Salira TV – Saya (Firmansyah) atas nama Pengelola Channel Salira TV di YouTube adalah sangat berminat untuk mengadakan Program Acara “Tafakur Alam ke Tempat-tempat Indah” salah-satunya Tafakur Alam ke Gunung Galunggung.

Untuk hal Tafakur Alam ke Gunung Galunggung tepatnya ke Kawahnya, Kawah Gunung Galunggung, maka Prosedur pelaksanaannya sebagai berikut :

1. Setiap Calon Peserta Tafakur Alam didata oleh Salira TV

2. Ongkos untuk Bayar Angkot atau Mobil Colt Bak Terbuka + Tiket Masuk Disana Rp. 50.000,- per Orang. Disarankan memilih Mobil Colt Bak Terbuka agar lebih terasa Nuansa Tafakur Alam nya

3. Berangkat dari wilayah Desa Sukaherang menuju Objek Wisata Cipanas Gunung Galunggung pada pukul 07.00 WIB – Jadi jangan terlalu siang karena makin panas di jalannya. Jam 7 pagi saja cukup.

4. Sesampainya di Lokasi (dekat Pintu Gerbang Karcis Cipanas Galunggung – bagian dalamnya, jadi ceritanya sudah bayar tiket masuk area), semua peserta berkumpul, lalu Acara Tafakur Alam Dibuka secara Resmi dengan Pembacaan Do’a – dipimpin oleh Ustadz Dede Bahrul Ulum

5. Setelah Acara dibuka oleh Ustadz, Semua Peserta secara teratur dan kompak mulai berangkat menuju ke Kawah Galunggung dengan cara jalan kaki secara bersama-sama mulai dari dekat Gerbang Pintu Karcis Cipanas Galunggung. Dilarang tercerai berai, harus kompak “ngabring” agar terlihat bagus dipandangan kamera Salira TV

6. Sepanjang perjalanan ke Kawah, dipimpin oleh Ustadz Dede Bahrul Ulum. Jadi hal berhenti (istirahat) dan melanjutkan perjalanan adalah harus ikut instruksi Ustadz. Jangan ada yang tercerai berai karena tidak seru. Semua harus tetap bersatu di barisan membentuk satu kelompok yang kuat.

7. Sesampainya di pinggir kawah, semua berkumpul dan membuka makanan masing-masing.

8. Satu jam kemudian, atas instruksi Ustadz Dede Bahrul Ulum, semua turun lagi ke bawah (pulang) menuju titik awal berangkat yaitu di dekat pintu gerbang karcis. Tetap Jaga barisan, jangan tercerai berai.

9. Sesampainya di lokasi pemberhentikan mobil, Acara ditutup dengan do’a lagi oleh Ustadz Dede Bahrul Ulum.

10. Semua masuk / Naik Mobil dan siap pulang.

Demikian (F)

Videonya bisa ditonton disini.

Keindahan Alam di Kaki Gunung Galunggung Tasikmalaya Jawa Barat

Calon Media Online Salira TV – Dalam artikel ini, saya akan membawa teman-teman ke suasana perkampungan yang asri alami dengan view pegunungan di sekelilingnya.

Foto yang teman-teman bisa lihat di atikel ini adalah asli foto yang saya ambil di lokasi, Jalan Desa Sukaherang Kec. Singaparna dan Desa Linggasirna, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Diambil sekitar jam 07.30 pagi hari dengan cuaca habis gerimis hujan.

Di sepanjang jalan itu masih tampak hamparan pesawahan penduduk yang luas, akan tetapi pemandangan itu bisa berubah menjadi berjejernya bangunan Ruko Pinggir jalan ketika kelak dibandingkan dengan foto sepuluh tahun mendatang.

Tetapi setidaknya inilah Desa kami yang masih asri alami dan Indah dengan hamparan pesawahan luas dan di sebelah utara di pagar oleh Gunung Galunggung yang terlihat damai.

Kedepan, ketika kami sudah melengkapi alat kami dengan GoPro Hero 10, maka akan dilakukan pengambilan video di lokasi / tempat diatas. (Firmansyah)

Tambahan cita-cita kami terkait Gunung Galunggung :

Objek Wisata Gunung Galunggung Tasikmalaya adalah tidak begitu jauh dari tempat tinggal kami, kira-kira sekitar 20 km, itu bisa ditempuh dengan Sepeda Motor sekitar 1 s.d 2 jam perjalanan, tergantung siapa yang mengendarai sepeda motor itu. Kalau saya sih biasanya dua jam karena jarang ngebut menggunakan Sepeda Motor Legenda 2.

Tetapi jika ditempuh menggunakan kendaraan, baik motor atau mobil, rasanya ada yang hambar, tidak seru, tidak menantang. Nah, kami itu ingin sekali ada suatu acara dimana kami bisa tamasya sekaligus Tafakur Alam menuju ke Gunung Galunggung dengan cara Napak Tilas – Jalan kaki menyusuri pinggir jalan umum atau melewati menerobos pesawahan dan perbukitan (jalan setapak – itu lebih asyik dan menantang).

Aslinya ingin begitu, ingin NapakTilas Jalan kaki berjamaah banyak orang ke kawah Galunggung sambil diniatin Tafakur Alam. Indah banget jika terlaksana demikian. (F)