SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Tower Seluler Protelindo Cipedes kembali menjadi sorotan publik setelah terjadi aksi pemblokiran oleh warga di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu, 24/05/2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas sejumlah persoalan yang dinilai belum diselesaikan oleh pihak pengelola infrastruktur telekomunikasi.
Akses Tower Digembok oleh Warga
Dalam aksi di lapangan, sejumlah warga yang mengatasnamakan perwakilan masyarakat setempat memutuskan untuk menutup akses utama menuju base transceiver station (BTS) milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).
Mereka menggunakan rantai besi dan gembok besar untuk mengunci gerbang utama sehingga aktivitas operasional di lokasi tersebut tidak dapat dilakukan sementara waktu.
Salah satu warga yang terekam dalam video mengatakan:
“Kami warga Bojong Kaum Cipedes Kota Tasikmalaya, untuk memblokir,block acces akses tower ini,”
Tindakan ini disebut sebagai langkah tegas agar pihak perusahaan segera merespons tuntutan masyarakat sekitar.
Dua Tuntutan Utama Warga
Warga menyampaikan bahwa aksi ini bukan tanpa sebab. Terdapat dua isu utama yang menjadi pemicu utama ketegangan di sekitar Tower Seluler Protelindo Cipedes.
1. Kompensasi Kerusakan Akibat Petir
Warga mengeluhkan dugaan dampak sambaran petir yang sering terjadi di sekitar area tower. Mereka menilai kondisi tersebut telah merusak sejumlah perangkat elektronik milik warga.
Namun, hingga kini, kompensasi yang dijanjikan pihak terkait dinilai belum berjalan secara adil dan merata.
2. Penambahan Perangkat Tanpa Sosialisasi
Selain itu, warga juga memprotes adanya penambahan perangkat baru di area tower tanpa sosialisasi yang jelas. Mereka menilai hal tersebut dilakukan tanpa keterlibatan masyarakat sekitar yang terdampak langsung.

Teknisi Sempat Tertahan di Lokasi
Akibat gerbang utama digembok, sejumlah teknisi yang berada di dalam area tower sempat tidak dapat keluar. Mereka sebelumnya tengah melakukan pengecekan sistem jaringan menggunakan perangkat kerja.
Situasi ini membuat aktivitas teknis di lokasi terhenti sementara hingga adanya penyelesaian dari pihak terkait.
Warga Menunggu Mediasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar lokasi Tower Seluler Protelindo Cipedes masih terpantau kondusif. Namun, gembok masih terpasang di gerbang utama.
Warga menegaskan bahwa akses tidak akan dibuka sebelum pihak manajemen Protelindo hadir langsung untuk melakukan dialog dan memberikan kepastian terkait tuntutan masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian serius terkait pentingnya komunikasi antara penyedia infrastruktur dan warga sekitar agar tidak terjadi konflik serupa di kemudian hari.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








