SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Ciamis Go Digital menjadi langkah nyata transformasi pendidikan di daerah. Pada Sabtu, 07 Februari 2026, MI Plus Al-Hidayah secara resmi menerapkan sistem madrasah digital melalui aplikasi Scholarik Indonesia. Inovasi ini menandai peralihan dari pola pengelolaan konvensional menuju sistem pendidikan yang modern, terbuka, dan terintegrasi.
Transformasi ini menghadirkan transparansi pengelolaan sekolah yang dapat diakses langsung oleh para orang tua siswa. Seluruh aktivitas pendidikan kini tersaji dalam satu platform digital yang dirancang untuk memudahkan komunikasi dan pengawasan antara sekolah dan wali murid.
Scholarik Dorong Transparansi Dan Efisiensi Sekolah
Dalam penerapan Ciamis Go Digital, Scholarik Indonesia menghadirkan ekosistem digital dengan puluhan fitur pendukung. CEO Scholarik Indonesia, Arik Kristanto, menyampaikan bahwa MI Plus Al-Hidayah menjadi salah satu madrasah yang berani mengambil langkah inovatif di tengah perubahan zaman. Ia menjelaskan bahwa ekosistem Scholarik menyediakan sekitar 60 menu layanan, mulai dari laporan aktivitas sekolah hingga perkembangan peserta didik, yang dapat dipantau secara real-time oleh publik dan orang tua.
Melalui sistem ini, orang tua cukup menggunakan satu akun untuk memantau berbagai kebutuhan administrasi dan perkembangan akademik anak, termasuk bagi wali murid yang memiliki lebih dari satu anak dalam satu sekolah.
Kontrol Orang Tua Jadi Kunci Transformasi Pendidikan
Kepala Sekolah MI Plus Al-Hidayah, Oman Abdurrahman, menegaskan bahwa digitalisasi ini berfungsi sebagai alat kontrol yang efektif bagi orang tua. Ia berharap penerapan sistem digital mampu membawa MI Plus Al-Hidayah menjadi madrasah unggulan di Kabupaten Ciamis, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
Pemantik Digitalisasi Sekolah Di Ciamis
Scholarik Indonesia sendiri telah digunakan oleh lebih dari 128 sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Kehadirannya di Kabupaten Ciamis diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah lain untuk segera beradaptasi dengan teknologi, demi mendorong kemajuan pendidikan nasional yang lebih inklusif dan transparan.
Dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, reporter Heri Heryanto melaporkan untuk Salira TV.
Editor: P. Pirmansyah









