SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Bupati Ciamis kukuhkan Pengurus PPI Kecamatan masa bakti 2025–2030 dalam kegiatan yang berlangsung di Aula BKPSDM Ciamis, Selasa, 10 Februari 2026. Momentum ini menjadi penegasan bahwa pengabdian tidak berhenti saat memasuki masa purna tugas.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) yang baru dikukuhkan, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Ia berharap amanah organisasi dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat kebersamaan.
Peran Strategis PPI Kecamatan dalam Pembangunan
Bupati Ciamis menilai PPI Kecamatan memiliki fungsi penting sebagai wadah silaturahmi dan ruang kolaborasi para pensiunan. Melalui organisasi ini, para anggota dapat saling bertukar gagasan serta memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“PPI ini menjadi ruang bagi bapak dan ibu untuk tetap bersilaturahmi dan berkolaborasi, sehingga aktivitas dan pengalaman yang dimiliki dapat terus bermanfaat,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman panjang para pensiunan merupakan modal sosial yang sangat berharga. Oleh sebab itu, keberadaan PPI di setiap kecamatan diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif dan produktif.
Pengabdian Tidak Mengenal Batas Usia
Lebih lanjut, Bupati mengakui pemerintah daerah masih membutuhkan bimbingan serta masukan dari para pensiunan. Keahlian dan wawasan yang dimiliki dinilai tetap relevan untuk mendukung program pembangunan daerah.
Ia juga mendorong agar ilmu yang dimiliki tidak berhenti setelah pensiun. Para anggota PPI diharapkan aktif membimbing masyarakat, khususnya generasi muda, agar tumbuh dengan karakter dan nilai yang kuat.
“Ilmu yang dimiliki jangan berhenti sampai pensiun. Teruslah membimbing masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka tumbuh dengan nilai-nilai positif,” tambahnya.
Pada akhir sambutan, Bupati Ciamis menegaskan bahwa pengabdian sejati tidak dibatasi usia. Semangat melayani bangsa dan daerah, menurutnya, harus terus dijaga sepanjang hayat.
“Harus ada tekad untuk mengabdi sampai akhir hayat. Insyaallah, pengabdian itu akan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








