SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya menggelar Operasi Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Waspada Wira Kujang Tahun Anggaran 2026 di kawasan Jalan Tentara Pelajar, Kota Tasikmalaya, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban hukum, baik di lingkungan prajurit TNI maupun masyarakat umum. Sejak pagi hari, puluhan personel Polisi Militer tampak bersiaga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di lokasi operasi.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya, Kapten Cpm Budy Hadyanto. Pemeriksaan menyasar kendaraan dinas TNI, kendaraan pribadi anggota TNI, hingga kendaraan masyarakat sipil.
“Hari ini kami melaksanakan Giat Razia dalam rangka Operasi Waspada Wira Kujang Tahun 2026. Sasaran utamanya adalah kelengkapan administrasi kendaraan, penggunaan atribut yang tidak sesuai peruntukan, serta memastikan seluruh prajurit TNI patuh terhadap aturan berlalu lintas,” ujar Kapten Cpm Budy Hadyanto.
Pemeriksaan Dilakukan Secara Menyeluruh
Dalam pelaksanaan Ops Waspada Wira Kujang 2026 ini, petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap sejumlah kelengkapan berkendara.
Dokumen dan Kelengkapan Kendaraan
Pemeriksaan meliputi:
- Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi prajurit TNI
- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
- Surat Izin Mengemudi (SIM) umum maupun dinas
- Kelengkapan kendaraan seperti spion, pelat nomor, dan helm berstandar SNI
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat yang menggunakan atribut militer secara tidak semestinya pada kendaraan mereka. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan identitas institusi TNI di ruang publik.
Operasi Akan Digelar Secara Berkala
Keberadaan personel Polisi Militer dengan seragam lengkap dan baret biru khas PM sempat menarik perhatian warga yang melintas di Jalan Tentara Pelajar. Meski dilakukan pemeriksaan ketat, arus lalu lintas di lokasi tetap berjalan lancar dan tertib.
Kapten Cpm Budy Hadyanto menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik wilayah hukum Kota Tasikmalaya.
“Tujuan kita bukan sekadar memberi sanksi, tapi lebih kepada langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang dapat merusak citra institusi TNI. Kami ingin memastikan prajurit menjadi contoh teladan bagi masyarakat dalam berkendara,” pungkasnya.
Dengan digelarnya Ops Waspada Wira Kujang 2026, diharapkan kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas di wilayah Tasikmalaya semakin meningkat. Langkah ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Kota Tasikmalaya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








