SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Heri Rafni Kotari, menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Ciamis. Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Sabtu (09/05/2026).
Kegiatan ini dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga aparat keamanan. Selain menjadi agenda pengawasan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang penyampaian aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan.
Aspirasi Infrastruktur Desa Sukahaji Jadi Sorotan
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Sukahaji, Aud Sunarya, A.Md., menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami sangat berharap pembangunan Aula Desa Sukahaji dapat segera rampung di tahun 2026 ini. Selain itu, ada akses jalan sepanjang 4 kilometer yang membutuhkan pengaspalan hotmix serta perbaikan tiga bendungan irigasi yang kondisinya saat ini sudah hancur,” ujar Aud Sunarya dalam sesi wawancara.
Selain infrastruktur jalan dan irigasi, warga juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang mulai memprihatinkan. Beberapa fasilitas pendidikan seperti SD 1, SD 2, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Macega dilaporkan mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.

Heri Rafni Kotari Siap Kawal Anggaran Pembangunan
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Heri Rafni Kotari menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD harus mampu memastikan anggaran daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XIII yang meliputi Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Kuningan, ia memastikan persoalan jalan desa, irigasi pertanian, hingga fasilitas pendidikan akan menjadi perhatian utama dalam pembahasan anggaran mendatang.















