SALIRA TV | KAB. CIAMIS – Ketenteraman warga Dusun Cireong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah menjadi kepanikan akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu sore, 17 Januari 2026. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang mengakibatkan satu unit rumah permanen milik Pak Dirman mengalami kerusakan berat hingga nyaris roboh seluruhnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Ciamis semakin memburuk sejak siang hari. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras dan petir menyapu kawasan permukiman warga di RT 22 RW 09 Dusun Cireong, menyebabkan bangunan tidak mampu bertahan dari tekanan alam.
Menurut keterangan warga sekitar, perubahan cuaca terjadi secara tiba-tiba. Langit yang awalnya mendung mendadak gelap, disusul hembusan angin sangat kuat yang menerjang permukiman.
“Kejadiannya cepat sekali. Hujan turun sangat deras, lalu angin datang kencang. Kami mendengar suara bangunan runtuh cukup keras,” ujar Aris, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Tokoh masyarakat setempat, Abah Kobra, yang meninjau lokasi tak lama setelah kejadian, membenarkan bahwa rumah Pak Dirman mengalami kerusakan parah. Ia menyampaikan bahwa bangunan tersebut merupakan rumah permanen yang kini sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.
“Peristiwa terjadi sekitar jam empat sore. Rumah Pak Dirman rusak berat akibat terjangan angin kencang saat hujan deras. Kondisinya sudah tidak layak huni. Ini murni musibah karena cuaca ekstrem,” ungkap Abah Kobra saat ditemui Sabtu malam.
Pasca-kejadian, warga sekitar langsung bergerak secara swadaya membantu keluarga terdampak dengan mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari puing-puing bangunan.
Hingga berita ini disusun, tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, mengingat rumah yang rusak merupakan bangunan permanen.
Untuk sementara waktu, keluarga Pak Dirman terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan, mengingat kondisi bangunan yang sangat membahayakan.
Menyikapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, masyarakat di Kecamatan Sindangkasih dan wilayah sekitarnya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah desa bersama tokoh masyarakat berharap adanya respons cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait guna memberikan bantuan darurat bagi warga terdampak bencana.
Heri Heryanto









