SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-54 Ciamis resmi ditutup pada Rabu, 15 Juli 2026, di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti. Penutupan kegiatan menjadi penanda berakhirnya rangkaian agenda yang telah berlangsung selama tiga hari, sejak 13 hingga 15 Juli 2026, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta perwakilan dari 27 kecamatan yang terdiri atas petani, penyuluh pertanian, pelaku usaha tani, dan unsur Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ciamis.
Beragam Agenda Strategis Warnai HKP Ke-54 Ciamis
Selama pelaksanaan HKP Ke-54 Ciamis, sejumlah agenda penting digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian. Kegiatan tersebut meliputi Rembug Utama KTNA, Temu Teknologi, Temu Usaha, Temu Penyuluh Pertanian, hingga pameran yang menampilkan produk unggulan, inovasi teknologi, serta potensi pertanian dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Selain menjadi sarana promosi hasil pertanian daerah, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai perlombaan yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan kreativitas para pelaku pertanian. Beberapa di antaranya yaitu Lomba Unjuk Tangkas, Lomba Asah Terampil, serta Lomba Penyuluh Pertanian.
Atas capaian terbaik pada berbagai cabang perlombaan, Kecamatan Banjaranyar berhasil meraih predikat Juara Umum pada penyelenggaraan HKP Ke-54 tahun 2026.
Bupati Ajak Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kapasitas Petani
Dalam sambutan Bupati Ciamis yang dibacakan oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Ciamis, Drs. H. Dadang Darmawan, M.Si., disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Bupati menilai bahwa esensi penyelenggaraan HKP bukan hanya sebatas meraih penghargaan, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring antarpelaku utama maupun pelaku usaha pertanian.
“Kepada para pemenang, jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi teladan bagi petani lainnya. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, jangan berkecil hati. Kompetisi ini bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses untuk terus belajar dan berkembang.”
Dorong Pertanian Modern Demi Ketahanan Pangan
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan agar terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan sektor pertanian Kabupaten Ciamis. Menurutnya, potensi pertanian daerah perlu didukung melalui penguatan kelembagaan petani, peningkatan kualitas penyuluhan, penerapan inovasi teknologi, pengembangan pertanian yang ramah lingkungan, hingga regenerasi petani.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh insan pertanian untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan produktivitas, serta optimistis menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian di masa mendatang.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah












