“Kemerdekaan ini tidak didapatkan dengan cuma-cuma, tetapi dibayar dengan tetesan darah, keringat, air mata, serta jiwa dan raga para pejuang,” ujar Bupati.
Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui tindakan nyata. Setiap masyarakat, menurutnya, dapat mengambil peran sesuai dengan bidang, tugas, dan tanggung jawab masing-masing.
Bupati Herdiat juga menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 mengangkat tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Tema tersebut dipandang memiliki makna yang luas bagi perjalanan pembangunan bangsa. Kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus diwujudkan melalui kebijakan serta kerja bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Berdaulat berarti kita mampu berdiri di atas kaki sendiri, memiliki ketahanan dalam menentukan arah masa depan, tanpa bergantung pada pihak luar. Adil berarti setiap jengkal pembangunan harus dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Makmur berarti terwujudnya kesejahteraan lahir dan batin, terjaminnya rasa aman, serta meningkatnya kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati Herdiat Soroti Tantangan Daerah
Selain menyampaikan pesan mengenai semangat kemerdekaan, Bupati Herdiat turut menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi masyarakat.
Salah satunya berkaitan dengan dampak musim kemarau panjang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih.
Bupati mengajak masyarakat Kabupaten Ciamis untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak bencana. Ia berharap mereka diberikan ketabahan dan kekuatan serta dapat segera bangkit dari kondisi tersebut.
Di sisi lain, keterbatasan fiskal dan anggaran juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk terus mencari peluang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.















