Irman juga menegaskan bahwa hingga saat ini forum masyarakat belum mengajukan tuntutan resmi agar Kepala Desa Margaluyu mengundurkan diri.
Kepala Desa Margaluyu Berikan Klarifikasi
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Desa Margaluyu, Herlan, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa menghargai setiap bentuk kontrol sosial yang dilakukan masyarakat selama disampaikan melalui mekanisme yang baik.
“Kehadiran masyarakat beserta para tokoh agama di sini esensinya adalah silaturahmi. Mereka menyampaikan pandangan dari sudut pandang keagamaan terkait adanya isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang berembus akhir-akhir ini,” kata Herlan saat diwawancarai.
Herlan mengakui bahwa dalam enam bulan terakhir pemerintah desa memang tengah menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam penyelesaian persoalan administrasi dan tata kelola pemerintahan. Namun demikian, ia berharap persoalan yang berkembang tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa Margaluyu Imbau Warga Utamakan Tabayyun
Dalam kesempatan tersebut, Herlan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, suasana yang kondusif sangat diperlukan agar pelayanan pemerintahan desa dapat terus berjalan dengan baik.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial maupun percakapan sehari-hari, selalu mewaspadai potensi penyebaran hoaks, serta mengedepankan tabayyun dengan melakukan konfirmasi langsung kepada pemerintah desa apabila terdapat informasi yang masih diragukan.
“Harapan saya kepada seluruh masyarakat luas, mohon masalah ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Pemerintahan desa ini perlu situasi yang kondusif agar pelayanan tetap berjalan dengan baik. Jika ada apa-apa, silakan konfirmasi langsung kepada saya selaku Kepala Desa,” pungkas Herlan.









