SALIRA TV | EDITORIAL — Program Makan Bergizi Gratis atau MBG tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga membuka peluang bisnis dapur MBG sebagai sektor usaha kuliner skala menengah hingga besar.
Berdasarkan liputan Salira TV pada Februari 2026, dapur MBG dirancang sebagai pusat produksi makanan sehat yang memasok kebutuhan pangan bergizi ke sekolah-sekolah melalui sistem distribusi terjadwal dan terstandar.
Standar Dapur MBG Jadi Kunci Utama
Dalam menjalankan bisnis dapur MBG, pengelola diwajibkan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan yang ketat. Dapur harus bebas dari hama, memiliki sanitasi memadai, serta didukung sirkulasi udara yang baik.
Selain itu, penggunaan peralatan masak skala besar menjadi kebutuhan utama. Sistem penghangat makanan seperti Bain Marie juga wajib diterapkan untuk menjaga suhu dan kualitas makanan hingga waktu distribusi.
Modal Besar Dengan Potensi Jangka Panjang
Bisnis dapur MBG membutuhkan modal investasi yang tidak kecil. Estimasi modal awal berkisar antara Rp500 juta hingga Rp2 miliar. Bahkan, untuk dapur dengan kapasitas produksi lebih dari 500 porsi per hari, nilai investasi dapat mencapai Rp4 miliar.
Meski demikian, peluang keuntungan tetap terbuka lebar. Skema kontrak suplai jangka panjang dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG menjadi daya tarik utama bagi para pelaku usaha.
Model Kemitraan Dan Skema Kolaborasi
Bisnis dapur MBG juga dapat dijalankan melalui kemitraan. Beberapa skema kolaborasi memungkinkan investor berpartisipasi dengan nilai modal yang lebih fleksibel, mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Pendekatan ini dinilai mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam mendukung program nasional berbasis gizi.
UMKM Lokal Ikut Bergerak
Keberadaan dapur MBG turut menggerakkan roda ekonomi desa. Setiap dapur rata-rata melibatkan sekitar 20 pemasok lokal, mulai dari petani sayur, peternak, hingga penyedia beras dan daging.
Selain menjadi produsen makanan, peluang usaha lain terbuka sebagai pemasok bahan baku bagi dapur MBG di berbagai wilayah.
Dukungan Pemerintah Dan Dampak Sosial
Program MBG mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional. Tujuannya jelas, meningkatkan kesehatan anak sekolah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal berbasis pangan bergizi.
Dengan konsep tersebut, bisnis dapur MBG dinilai sebagai investasi sosial yang memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi Sahabat pelaku usaha dan masyarakat sekitar.
Reporter: Tim Redaksi Salira TV
Editor: P. Pirmansyah













