SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Warga Kampung Burujul 3, RW 02, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menyampaikan protes atas proyek pembangunan drainase yang hingga kini belum juga diselesaikan. Pekerjaan tersebut dinilai mangkrak dan tidak menunjukkan adanya tanggung jawab yang jelas dari pihak pelaksana maupun dinas terkait.
Tokoh masyarakat RW 02, Wawan, pada Jumat, 23 September 2022, mendatangi Bale Wiwitan dengan tujuan menemui pihak Dinas Pekerjaan Umum. Kedatangannya dilakukan untuk mempertanyakan kelanjutan proyek drainase yang sudah lama tidak menunjukkan aktivitas pengerjaan di lapangan.
Menurut Wawan, selama sekitar satu pekan terakhir tidak terlihat adanya pekerjaan yang berlangsung di lokasi proyek. Bahkan, papan informasi proyek yang seharusnya memuat data kegiatan dan anggaran tidak terpasang di area pekerjaan.
Wawan menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya keterbukaan informasi kepada masyarakat. Sahabat warga setempat tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang digunakan maupun pihak pelaksana proyek yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
Lebih lanjut, Wawan mengungkapkan bahwa upayanya menemui pihak terkait di Bale Wiwitan tidak membuahkan hasil. Berdasarkan keterangan petugas keamanan, tidak ada pejabat dinas yang berada di tempat saat itu, sehingga kedatangannya dinilai sia-sia.
Di sisi lain, Wawan juga menyayangkan sikap aparatur lingkungan setempat yang dinilai pasif. Menurutnya, pihak RT dan RW mengetahui kondisi proyek yang terbengkalai, namun tidak mengambil langkah tegas untuk menyuarakan kepentingan warga.
Warga berharap adanya kejelasan dan tanggung jawab dari instansi terkait agar proyek drainase tersebut dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah









