Menurutnya, prajurit yang ideal bukan hanya siap menjalankan tugas negara, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Motivasi Kepemimpinan Dan Semangat Pengabdian
Dalam suasana penuh motivasi, Dandim mengajak prajurit memiliki cita-cita besar. Ia bahkan mempersilakan anggota melihat ruang kerja Komandan sebagai simbol bahwa setiap prajurit memiliki peluang yang sama untuk meraih jabatan tertinggi.
“Jangan batasi mimpi. Siapkan anak-anak kita, didik dengan disiplin dan akhlak yang baik. Siapa tahu kelak mereka yang berdiri di sini sebagai Komandan,” pesan beliau penuh makna.
Seruan semangat pun kembali menggema.
“Tasikmalaya!!!” teriak Komandan.
Dengan penuh keyakinan dijawab seluruh prajurit,
“Taqwa, siap melayani dan mengabdi!!!”
Momentum upacara 17-An ini menjadi refleksi mendalam. Prajurit tidak hanya dituntut rapi dalam barisan, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan, kemandirian keluarga, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah









