Selain membangun sarana fisik, TMMD diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi sosial dan perekonomian warga. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting selama seluruh rangkaian program berlangsung.
Selanjutnya, Dandim 0612/Tasikmalaya selaku Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., memaparkan sejumlah sasaran fisik yang sedang dikerjakan.
Pekerjaan tersebut mencakup pengaspalan semi hotmix di Kampung Jamburarang sepanjang 1.020 meter dengan lebar 2,5 meter. Kemudian, Kampung Nagrog sepanjang 380 meter dengan lebar 2,3 meter.
Pengaspalan juga dilakukan di Kampung Pasir Nete sepanjang 197 meter dengan lebar 2,5 meter. Sementara itu, ruas di Kampung Cilutung memiliki panjang 400 meter dengan lebar 2,5 meter.
Selain pembangunan jalan, TMMD ke-129 juga mengerjakan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 154 meter dengan tinggi 2 meter. Program lainnya meliputi rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan lima unit sumur bor.
Seluruh kegiatan tersebut mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menggambarkan komitmen untuk mendorong pembangunan dari tingkat desa melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan, rumah atau fasilitas lainnya. Yang dibangun juga adalah semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat,” demikian inti pesan Dandim dalam paparannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat serta pemerintah desa agar menjaga fasilitas yang telah dibangun. Perawatan tersebut diperlukan supaya hasil program TMMD dapat dimanfaatkan dalam waktu panjang.
Wasev TMMD ke-129 Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Dirter Pusterad Brigjen TNI Farouk Fakar, S.Pd., M.Han., menyampaikan bahwa kunjungan Tim Wasev bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan TMMD ke-129 di wilayah Kodim 0612/Tasikmalaya.
















