Hal tersebut salah satunya terlihat dari penampilannya yang kerap memadukan busana formal dengan iket Sunda. Pilihan tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk tetap menampilkan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Selain itu, kedekatannya dengan guru dan tenaga kependidikan turut meninggalkan kesan tersendiri. Kepemimpinannya tidak hanya dinilai dari aspek administrasi, tetapi juga dari cara membangun komunikasi dengan warga sekolah.
“Dr. Wawan adalah sosok pemimpin yang menginspirasi. Beliau selalu memberikan ruang bagi guru untuk berkembang, mendengarkan masukan dengan bijak, dan selalu hadir membawa solusi di setiap tantangan sekolah,” ungkap salah seorang perwakilan guru SMPN 1 Cikoneng.
Jejak Pengabdian Menjadi Warisan Sekolah
Purna bakti pada September 2026 menjadi babak baru setelah perjalanan panjang Dr. Wawan Hermawan, M.Pd. sebagai ASN.
Selama 40 tahun 6 bulan, dunia pendidikan telah menjadi ruang pengabdiannya. Dari staf tata usaha, guru, hingga kepala sekolah, setiap tahapan karier menjadi bagian dari proses panjang membangun pengalaman dan kepemimpinan.
Kini, keluarga besar SMPN 1 Cikoneng dan masyarakat Ciamis menantikan berakhirnya masa tugas formal tersebut dengan penuh penghargaan.
Jejak pengabdian Dr. Wawan Hermawan, M.Pd. diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi para pendidik dan generasi penerus. Warisan berupa pengalaman, gagasan, serta budaya kerja yang telah dibangun selama memimpin sekolah diharapkan dapat terus dilanjutkan.
Purna bakti bukan sekadar penanda berakhirnya masa tugas sebagai ASN. Bagi Dr. Wawan Hermawan, M.Pd., perjalanan panjang tersebut menjadi catatan pengabdian yang akan terus dikenang di dunia pendidikan Tatar Galuh Ciamis.















