SALIRA TV | KAB. BLITAR, JAWA TIMUR – Upaya penurunan stunting Wonodadi terus diperkuat melalui kegiatan Posyandu yang melibatkan berbagai pihak. Pada Jumat (10/4/2026), Babinsa Desa Salam Koramil 0808/22 Wonodadi, Kopda Hendro, turun langsung mendampingi kegiatan Posyandu di RT 01 RW 03 Dusun Jengglek, Desa Salam.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam percepatan penurunan stunting Wonodadi, dengan fokus pada pemantauan kesehatan balita secara rutin dan menyeluruh. Kehadiran Babinsa turut memberikan dorongan moral bagi masyarakat agar lebih aktif mengikuti layanan kesehatan.
Layanan Kesehatan Balita Berjalan Optimal
Dalam pelaksanaannya, Kopda Hendro bekerja sama dengan bidan desa dan kader kesehatan setempat. Mereka memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan optimal, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.
Selain itu, pemberian asupan gizi tambahan juga dilakukan bagi balita yang membutuhkan. Langkah ini dinilai efektif dalam mendukung upaya penurunan stunting Wonodadi secara berkelanjutan.
Edukasi Orang Tua Jadi Kunci Pencegahan
Tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan, kegiatan Posyandu juga diisi dengan edukasi kepada para orang tua. Materi yang disampaikan mencakup pola asuh anak, pentingnya gizi seimbang, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Kopda Hendro menyampaikan bahwa peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan dalam menekan angka stunting. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Sinergi Berkelanjutan Tekan Stunting
Program Posyandu yang dilaksanakan secara rutin menjadi ujung tombak dalam mendukung target pemerintah. Dengan keterlibatan lintas sektor, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak semakin meningkat.









