SALIRA TV | KAB. LEBAK, BANTEN – Longmarch Pramuka Lebak 2026 menjadi ajang pembentukan karakter bagi ratusan siswa, termasuk kontingen dari SMAN 2 Muncang. Kegiatan yang berlangsung pada 17 hingga 18 April 2026 ini menguji ketahanan fisik sekaligus mental para peserta di tengah medan yang menantang.
Di bawah terik matahari dan lintasan berdebu, para peserta tetap menunjukkan semangat tinggi. Mereka menempuh perjalanan panjang sebagai bagian dari agenda tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Lebak.
Longmarch Pramuka Lebak 2026 Jadi Media Pembelajaran Nyata
Kegiatan Longmarch Pramuka Lebak 2026 merupakan implementasi dari hasil Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega (MUSPPANITERA) tahun 2022. Metode pembelajaran berbasis lapangan dipilih untuk memperkuat nilai kedisiplinan dan ketangguhan generasi muda.
Mengambil Rute 2, perjalanan dimulai dari SMAN 1 Leuwidamar hingga berakhir di SMAN 1 Bojongmanik. Peserta melintasi sejumlah wilayah seperti Muncang, Cimarga, dan Sobang.
“Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki menempuh jarak puluhan kilometer. Ini adalah napak tilas perjuangan dan cara kita mengenal lebih dekat teritorial serta masyarakat di Kabupaten Lebak,” ungkap Suwardi, S.E.

Kemandirian Siswa Diuji Selama Longmarch
Selain fisik, aspek kemandirian menjadi fokus utama dalam Longmarch Pramuka Lebak 2026. Setiap peserta diwajibkan membawa dan mengelola perlengkapan pribadinya secara mandiri.
Mulai dari logistik, alat tulis, obat-obatan hingga perlengkapan ibadah harus dipersiapkan sendiri oleh siswa. Sistem pembinaan juga diterapkan secara berjenjang, di mana siswa kelas X berperan sebagai peserta baru, sementara kelas XI bertugas sebagai penguji dan pemimpin regu.















