SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Ajang Boxing Van Java: Tasik Wani Diadu kembali menghadirkan pertandingan bergengsi yang tidak hanya diikuti petinju senior, tetapi juga menjadi ruang bagi lahirnya atlet muda potensial. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Azura Anaki Oktaprayoga, petinju remaja asal Paseh.
Pada liputan Sabtu, 25 April 2025 di GOR Dadaha Tasikmalaya, Azura tampil dengan penuh percaya diri menjelang pertandingan debutnya. Mengenakan jersey merah, ia terlihat tenang namun menunjukkan kesiapan mental yang kuat.
Debut Perdana Azura Anaki Oktaprayoga
Debut Azura Anaki Oktaprayoga di Boxing Van Java menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya di dunia tinju. Siswa kelas 2 SMP tersebut dijadwalkan bertanding dalam format tiga ronde melawan atlet dari Sasana Al-Kautsar, Cineam.
“Ini pertama kalinya saya naik ring di kejuaraan seperti ini. Harapannya, saya bisa memberikan yang terbaik, menjadi juara, dan membawa pulang medali emas,” ungkap Azura dengan nada optimis.

Dukungan Keluarga dan Pelatih
Kepercayaan diri Azura tidak lepas dari dukungan penuh keluarga serta pelatih dari Sasana Garuda Muda Paseh. Kehadiran mereka di sekitar ring menjadi penyemangat yang memperkuat mental bertandingnya.
Atmosfer pertandingan semakin terasa dengan slogan khas yang terpampang di lokasi, yakni “Ulah Ngomong Wanian Lamun Can Tampil Didieu”, yang menjadi simbol tantangan bagi setiap petinju.
Misi Menginspirasi Generasi Muda
Tidak hanya mengejar kemenangan, Azura juga memiliki tujuan lebih besar. Ia ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda agar berani mencoba hal positif dan mengembangkan potensi diri.
“Saya ingin memberi motivasi kepada teman-teman. Jangan takut untuk mencoba hal positif, selama kita berlatih keras, kita pasti bisa,” tambahnya.









