SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Kunjungan kerja Dandim Tasikmalaya Warisan Keteladanan menjadi pesan utama dalam kegiatan yang berlangsung di Koramil 1208/Manonjaya, Selasa (05/05/2026). Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII, Ny. Rima Mutia Imvan Ibrahim. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Danramil 1208/Manonjaya, Lettu Inf. Ade Muplihun, beserta jajaran.
Kegiatan ini tidak sekadar agenda formal. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi, evaluasi, serta penguatan moral bagi prajurit dan keluarga besar Persit.
Dandim Tekankan Pentingnya Hidup Tanpa Hutang
Dalam arahannya, Dandim Tasikmalaya Warisan Keteladanan menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi prajurit di era modern. Mulai dari persoalan sosial hingga tekanan ekonomi keluarga.
“Semua orang pasti punya masalah. Tapi bagaimana cara menyikapinya, itu yang menentukan kualitas hidup seseorang,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari hutang sebagai bagian dari upaya menjaga ketenangan hidup.
“Kalau ingin hidup tenang, hindari hutang. Tidak punya hutang itu indah,” pesannya.
Menurutnya, kebahagiaan tidak selalu berasal dari materi. Sebaliknya, rasa syukur dan kemampuan mengendalikan diri justru menjadi kunci utama.
Penguatan Spiritual dan Keharmonisan Keluarga
Selain aspek ekonomi, Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga. Ia mengajak seluruh prajurit untuk menghargai pasangan dan menikmati kehidupan dengan penuh rasa syukur.
Sebagai bentuk penguatan spiritual, Dandim membawa komitmen integritas shalat berjamaah. Seluruh anggota Koramil diminta untuk mengisi dan menandatangani komitmen tersebut.
“Rezeki yang paling mulia itu istiqomah. Harta itu yang paling rendah nilainya kalau dibanding ketenangan hati dan ibadah,” tuturnya.
Peran Persit Dalam Mendukung Prajurit
Sementara itu, Ketua Persit memberikan arahan kepada anggota Persit mengenai peran penting istri prajurit. Ia menegaskan bahwa Persit memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keluarga.
Persit tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga fondasi moral dalam kehidupan prajurit.
Penutup dan Simbol Kebersamaan
Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata berupa jam dinding kepada Koramil 1208/Manonjaya. Selain itu, rombongan juga meninjau KDMP Desa Margahayu sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan wilayah.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan satuan tidak hanya terletak pada kedisiplinan. Lebih dari itu, kekompakan keluarga, ketulusan pengabdian, serta keteguhan moral dan spiritual menjadi fondasi utama.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








