SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Pada tanggal liputan tahun 2026, ajang FLS3N 2026 Ciamis kembali digelar dengan nuansa yang lebih semarak dan kompetitif. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengembangkan kreativitas siswa, khususnya di wilayah Komisariat 1.
Transformasi dari FLS2N menjadi FLS3N menandai adanya penguatan pada bidang sastra. Penambahan unsur ini memperluas ruang ekspresi siswa, tidak hanya dalam seni pertunjukan tetapi juga dalam kemampuan literasi Bahasa Indonesia.
Perubahan FLS3N 2026 Ciamis Dan Penambahan Cabang Lomba
Perubahan nama menjadi FLS3N bukan sekadar formalitas. Huruf “S” tambahan merepresentasikan bidang sastra yang kini menjadi bagian penting dalam kompetisi.
Tahun ini, jumlah cabang lomba meningkat menjadi delapan. Sebelumnya, hanya terdapat enam cabang lomba. Dua kategori baru yang ditambahkan yaitu:
Cabang Lomba Baru
- Mendongeng
- Menulis Cerita
Kedua cabang tersebut melengkapi kategori lainnya seperti ilustrasi, tari kreasi, musik tradisional, ansambel campuran, dan vokal solo.
Antusiasme Peserta FLS3N 2026 Ciamis Meningkat
Ketua pelaksana mengungkapkan bahwa pelaksanaan tahun ini terasa lebih meriah dibandingkan sebelumnya.
“Jika tahun-tahun sebelumnya mata lomba bahasa Indonesia ditunjuk langsung oleh kabupaten, tahun ini semuanya disatukan di tingkat komisariat. Ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakan 8 mata lomba secara penuh,”
Sebanyak 24 sekolah, baik negeri maupun swasta di Komisariat 1, turut berpartisipasi. Hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat siswa terhadap kegiatan seni dan sastra.
Cabang Musik Tradisional Dan Ansambel Semakin Diminati
Salah satu perkembangan menarik terlihat pada cabang musik. Tahun ini, minat siswa terhadap musik instrumen meningkat cukup signifikan.
- Ansambel campuran meningkat dari 4 menjadi 6 sekolah
- Musik tradisional meningkat dari 3 menjadi 5 peserta
Peningkatan ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya melalui seni musik tradisional.
Target Prestasi Tinggi Di Tingkat Kabupaten
Dengan persiapan yang lebih matang, Komisariat 1 menargetkan prestasi terbaik di tingkat Kabupaten Ciamis. Keberhasilan tahun sebelumnya menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik.
“Harapannya, anak-anak di Ciamis, khususnya di bidang seni vokal maupun instrumen, bisa semakin kreatif dan membawa nama baik sekolah hingga tingkat yang lebih tinggi,”
FLS3N 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri serta melestarikan seni dan budaya Indonesia.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








