SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi meluncurkan program Puspaga Bahagia dan Sekar Wanoja sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan dan ketahanan keluarga. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bale Kota Tasikmalaya pada Rabu, 6 Mei 2026.
Peluncuran ini mencakup pengukuhan pengurus Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Bahagia periode 2026–2031, sekaligus pengenalan Sekar Wanoja (Sekolah Pemberdayaan Wanoja Kota Tasikmalaya). Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan berbasis keluarga.
Fokus Awal Puspaga Bahagia Periode 2026–2031
Hj. Evi Silviani, S.I.P., M.I.P., yang baru dikukuhkan sebagai Ketua Puspaga Bahagia Kota Tasikmalaya, menegaskan bahwa program awal akan difokuskan pada penguatan internal organisasi.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan seluruh pengurus. Fokus utama kami adalah menyongsong penilaian dari tingkat Provinsi maupun Kementerian pada bulan Juli mendatang,” ujar Hj. Evi.
Ia juga menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama pembangunan.
“Keluarga adalah basis utama pembangunan manusia. Jika keluarga di Kota Tasikmalaya kuat dan teredukasi, maka pembangunan kota secara keseluruhan akan jauh lebih mudah dicapai,” tuturnya optimis.
Sekar Wanoja Dorong Perempuan Lebih Mandiri
Program Berbasis Kearifan Lokal
Sementara itu, Hj. Lucy Rosdianti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa Sekar Wanoja merupakan inovasi daerah yang disesuaikan dengan karakter masyarakat Tasikmalaya.
“Sekar Wanoja adalah akronim dari Sekolah Pemberdayaan Wanoja Kota Tasikmalaya. Kami menyesuaikan kurikulum dan pendekatannya dengan kearifan lokal yang ada di Kota Tasikmalaya,” jelasnya.
Program ini hadir sebagai bentuk pengembangan dari konsep pemberdayaan perempuan yang telah lebih dulu berjalan di tingkat provinsi.
Meningkatkan Kapasitas Dan Kesetaraan
Melalui Sekar Wanoja, perempuan diharapkan memiliki akses yang setara dalam pendidikan, keterampilan, serta peluang pengembangan diri.
“Perempuan tidak boleh tertinggal. Melalui Sekar Wanoja, kita ingin mencetak perempuan yang lebih maju, mandiri, berkualitas, dan memiliki keahlian (skill) serta pengetahuan yang luar biasa,” pungkasnya.
Momentum Penguatan Perempuan Dan Keluarga
Peluncuran Puspaga Bahagia dan Sekar Wanoja tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan program ini mampu menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui pendekatan pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mayoritas yang hadir merupakan tokoh perempuan dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya, yang siap menjadi penggerak di wilayah masing-masing.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








