SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Ajang Tasikmalaya Drag Bike 2026 untuk pertama kalinya diselenggarakan di kawasan Cilembang, Kota Tasikmalaya. Perhelatan otomotif bergengsi tersebut menjadi sejarah baru karena sebelumnya selalu digelar di Lapangan Udara (Lanud) Wiriadinata.
Pelaksanaan latihan resmi dimulai pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagai rangkaian awal sebelum balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal karakter lintasan non-permanen yang digunakan tahun ini.
Ketua IMI Pengurus Cabang Kota Tasikmalaya, H. Tantan Sadir, mengatakan sesi latihan sangat penting, terutama bagi pembalap yang datang dari berbagai daerah.
“Hari Jumat ini agenda kita adalah latihan resmi. Mengingat banyak pembalap yang datang dari luar kota, sesi ini sangat penting bagi mereka untuk beradaptasi dan mencoba langsung karakteristik trek non-permanen yang ada di wilayah Cilembang,” ujar H. Tantan Sadir Ketua IMI pengcab Tasikmalaya saat ditemui di lokasi, Jumat sore.
Menurut panitia, jumlah peserta yang telah mendaftar mendekati 400 starter. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendaftaran masih dibuka hingga menjelang perlombaan.
Tasikmalaya Drag Bike 2026 Membuka 18 Kelas Perlombaan
Untuk memberikan ruang kompetisi bagi para pembalap dan mekanik, panitia menyediakan 18 kelas perlombaan yang dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.
Salah satu kategori yang menjadi perhatian adalah Sunmori (Sunday Morning Ride). Kelas ini dibagi menjadi dua kelompok agar persaingan berlangsung lebih seimbang.
Sunmori Kelas Wilayah
Kategori ini diperuntukkan bagi peserta yang berasal dari Kota Tasikmalaya.
Sunmori Kelas Priangan Timur
Kategori ini terbuka bagi pembalap dari Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, hingga Pangandaran.









