SALIRA TV | KAB. OKI, SUMATERA SELATAN – Gelar adat H. Muchendi Mahzareki diberikan masyarakat adat Marga Danau dalam rangkaian peringatan hari lahir ke-262 Marga Danau, yang digelar di Balai Desa Pedamaran III, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 27 September 2026 dan dihadiri Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKI.
Selain itu, hadir pula Camat Pedamaran, Kapolsek Pedamaran, Danramil Pedamaran, para kepala desa, ketua adat beserta anggota, serta tokoh pemuda Pedamaran yang berasal dari wilayah dalam maupun luar Kecamatan Pedamaran.

Gelar Adat H. Muchendi Disematkan Masyarakat Marga Danau
Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah pemberian gelar adat kepada Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki.
Ketua Masyarakat Adat Pedamaran Marga Danau, Listiadi Martin, secara langsung menyematkan gelar adat “Rio Junjungan Danau Betuah” kepada H. Muchendi Mahzareki.
Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari lahir ke-262 Marga Danau.
Dalam sambutannya, Ketua Masyarakat Adat Marga Danau Listiadi Martin menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat Pedamaran untuk terus mempertahankan dan melestarikan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain pelestarian adat, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga kerukunan serta memperkuat kekompakan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada akhir sambutannya, Listiadi Martin menegaskan pemberian gelar adat kepada Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki dengan gelar “Rio Junjungan Danau Betuah”.

Makna Gelar Adat Bagi H. Muchendi
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki kemudian menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat Pedamaran yang memberikan gelar adat tersebut.
Dalam sambutannya, H. Muchendi Mahzareki mengatakan:
“Terima kasih bayak atas kepercayaannya masyarakat Pedamaran atas penyembatan nama adat,dibalik nama adat yang panjang didalamnya mengandung makna yang bagus kedepan kita bersama2 menjaga kekompakan, ucapnya.”
Pemberian gelar adat tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan masyarakat adat Marga Danau. Selain menjadi bentuk penghormatan, prosesi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.
Karena itu, pelestarian tradisi dan kebersamaan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan hari lahir Marga Danau.
Bupati OKI Bagikan 100 Paket Sembako
Usai mengikuti rangkaian kegiatan adat, H. Muchendi Mahzareki juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Pedamaran.
Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Pembagian bantuan ini turut melengkapi rangkaian peringatan hari lahir ke-262 Marga Danau. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk melestarikan nilai-nilai adat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat adat Marga Danau diharapkan terus menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Pedamaran di masa mendatang.
Reporter: Meifriandie
Editor: P. Pirmansyah















