“Saya berharap Ciamis bisa menjadi kabupaten yang terbebas dari praktik korupsi. Dengan pemerintahan yang bersih, daerah akan lebih kondusif untuk berkembang,” tuturnya.
Seiring perkembangannya, Kedai Durian Kujang kini telah menjelma menjadi ikon kuliner di wilayah Priangan Timur. Kehadirannya tidak hanya mendorong pergerakan ekonomi lokal, tetapi juga memperkenalkan potensi kuliner Ciamis ke tingkat yang lebih luas.
“Durian Kujang sudah menjadi identitas, bukan hanya untuk Ciamis, tetapi juga Priangan Timur. Kami optimistis usaha ini akan terus berkembang dan dikenal lebih luas,” tambah H. Wahyu.
Dengan konsep yang menggabungkan hiburan, kebersamaan, dan nilai spiritual, Kedai Durian Kujang diproyeksikan menjadi salah satu pusat perayaan malam Tahun Baru 2026 bagi masyarakat yang menginginkan suasana hangat, meriah, namun tetap bermakna.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto















