Selain itu, tiga personel Koramil 1211/Singaparna ikut terlibat dalam proses penanganan. Dari unsur Polri terdapat 10 personel yang membantu operasi di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran juga menerjunkan 15 personel dengan empat unit mobil pemadam. Selanjutnya, 10 personel BPBD, enam personel PMI, serta 10 personel dari Dinas PU dan Lingkungan Hidup turut mendukung proses pemadaman.
Keterlibatan banyak unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pengendalian kebakaran. Mereka bekerja secara terpadu agar kobaran api tidak menjalar ke area lain dan dampaknya terhadap warga dapat ditekan.
Api Masih Muncul di Sejumlah Titik
Hingga proses penanganan berlangsung, api masih terlihat di beberapa titik di area TPA. Kepulan asap juga masih cukup banyak sehingga petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan di kawasan terdampak.
Meski menghadapi medan yang sulit, personel gabungan tetap melakukan upaya pengendalian secara maksimal. Tumpukan sampah yang mudah terbakar menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan kebakaran tersebut.
Di sisi lain, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiel juga belum dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Setelah proses pemadaman, aparat bersama pengelola TPA turut melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap material yang berpotensi mudah terbakar.
Pengelola juga diarahkan untuk melakukan pemisahan terhadap sampah maupun material yang mudah terbakar. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi munculnya kembali titik api dan mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Sinergi Aparat untuk Keselamatan Warga
Penanganan kebakaran TPA Tasikmalaya memperlihatkan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi kondisi darurat. TNI, Polri, pemerintah daerah, Damkar, BPBD, PMI, Dinas PU dan Lingkungan Hidup, serta unsur lainnya bergerak bersama di lapangan.















