SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Kodim 0612 Tasikmalaya menegaskan bahwa isu pemukulan TNI Tasikmalaya yang beredar di media sosial tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Inf. Muhammad Imvan Ibrahim, pada Minggu, 19 April 2026.
Ia menyebut informasi tersebut telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terutama karena dikaitkan dengan kegiatan penertiban warung yang diduga menjual obat terlarang jenis Tramadol.
Hasil Koordinasi Tidak Temukan Kejadian
Kodim 0612 segera melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Pihaknya berkomunikasi dengan Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Tasikmalaya Kabupaten.
“Hasil koordinasi dan komunikasi dengan pihak Polres Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya menyatakan bahwa tidak ada kejadian di wilayah hukum kami sebagaimana yang ramai beredar di media sosial terkait adanya pemukulan oleh anggota Kodim Tasikmalaya saat penertiban warung penjual Tramadol,” tegas Letkol Inf. Muhammad Imvan Ibrahim.
Dari hasil tersebut, tidak ditemukan laporan kejadian maupun korban yang berkaitan dengan isu yang beredar.
Sumber Isu Berasal dari Akun Anonim
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa isu pemukulan TNI Tasikmalaya berasal dari akun media sosial anonim. Identitas akun tersebut tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pemeriksaan Internal Dilakukan
Kodim 0612 juga melakukan pemeriksaan internal terhadap anggotanya. Selain itu, upaya penelusuran terhadap penyebar informasi terus dilakukan.
“Akun tersebut merupakan akun anonim dengan biodata yang tidak jelas atau minim. Kami tegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggota Kodim 0612/Tasikmalaya dalam insiden yang dituduhkan,” tambahnya.
Hingga saat ini, Subdenpom III/2-2 maupun pihak Kodim belum menerima laporan pengaduan dari masyarakat.
Komitmen Dukung Pemberantasan Narkoba
Kodim 0612 Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang. Namun, seluruh tindakan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kami akan terus berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan, peredaran, dan pemberantasan narkotika demi keamanan wilayah Tasikmalaya,” tutupnya.
Poin Penting Klarifikasi
Status berita dipastikan hoaks atau tidak benar
Sumber isu berasal dari akun anonim
Tidak ada laporan korban di kepolisian maupun Subdenpom
Masyarakat diminta bijak menyaring informasi.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








