SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Lomba Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting (Kwaran) Ciamis menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di Kecamatan Ciamis. Kegiatan yang digelar di Yonzipur 3 Ciamis ini berlangsung selama tiga hari dua malam dan diikuti ratusan Pramuka Penggalang dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pada liputan Selasa, 4 Agustus 2026, suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. LT II Kwaran Ciamis tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan bagi para peserta.
LT II Menjadi Evaluasi Pembinaan Pramuka
Ketua Pelaksana LT II Kwaran Ciamis, Saripudin, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Lomba Tingkat I yang sebelumnya telah dilaksanakan di masing-masing gugus depan.
“LT II ini adalah rangkaian dari LT I yang dilaksanakan di gugus. Jadi, ini merupakan ajang evaluasi terhadap kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah masing-masing,” ungkap Saripudin saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, LT II memiliki peran penting dalam mengukur hasil pembinaan kepramukaan sekaligus meningkatkan kualitas kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di setiap sekolah.
Fokus Membentuk Karakter dan Kemandirian
Saripudin menegaskan bahwa tujuan utama LT II bukan sekadar menentukan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, mandiri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh sikap mandiri pada diri anak didik. Mereka juga diajarkan bagaimana berbudi pekerti yang baik serta bagaimana bertahan hidup di alam bebas,” jelas Saripudin dengan penuh semangat.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Libatkan Ratusan Peserta dan Puluhan Pembina
Kegiatan LT II Kwaran Ciamis diikuti sebanyak 480 Pramuka putri dan 480 Pramuka putra. Seluruh peserta mendapatkan pendampingan dari sekitar 150 pembina yang bertugas mengawal jalannya kegiatan.
Sementara itu, proses penilaian dilaksanakan oleh 50 orang juri dari Kwaran Ciamis guna memastikan seluruh tahapan perlombaan berlangsung secara objektif dan profesional.
“Ini adalah satu angkatan yang terdiri dari penggalang SMP dan penggalang SD,” tambahnya.
Saripudin mengakui penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi tenaga, pemikiran, maupun pembiayaan. Oleh sebab itu, dukungan dari sekolah, orang tua, serta seluruh elemen Gerakan Pramuka menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan.
“Kegiatan ini membutuhkan ekstra tenaga, ekstra pikiran, dan ekstra biaya. Untuk itu, potensi-potensi yang ada di pangkalan harus dikerahkan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Harapkan Nilai Kepramukaan Terus Tumbuh
Di akhir kegiatan, Saripudin berharap LT II Kwaran Ciamis mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan karakter para peserta. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai Dasa Darma dan Tri Satya agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami yang pertama adalah tumbuhnya jiwa silaturahim antar sesama peserta didik, pembina, maupun antar pencinta pramuka. Kedua, menumbuhkembangkan nilai-nilai kepramukaan pada peserta didik, seperti nilai Dasa Darma dan Tri Satya agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan yang ketiga, agar mereka dapat bertahan hidup di alam bebas,” pungkas Saripudin.
Melalui kegiatan LT II Kwaran Ciamis, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga berintegritas, mandiri, peduli terhadap sesama, serta mampu mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah















