Perhitungan biaya sewanya juga cukup transparan, yakni 0,75% per 15 hari dari total pinjaman yang diberikan. Skema ini menjadikan gadai emas sebagai alternatif pinjaman yang ringan dan tetap aman bagi nilai aset.
Nasabah dapat mencetak emas tabungannya menjadi emas batangan Antam sesuai berat yang diinginkan. Langkah ini cocok bagi mereka yang ingin memiliki bentuk fisik emas sebagai simpanan jangka panjang atau hadiah berharga.
Emas yang telah terkumpul bisa diubah menjadi deposito dengan jangka waktu 6, 9, atau 12 bulan. Akad deposito dapat diperpanjang secara otomatis (auto-rollover), sehingga memberikan kenyamanan tambahan bagi nasabah. Namun, pembatalan deposito sebelum jatuh tempo akan dikenakan biaya penalti sesuai ketentuan Pegadaian.
Dengan kombinasi empat fitur tersebut, Tabungan Emas di Pegadaian menjadi pilihan strategis untuk berinvestasi sekaligus menjaga kestabilan finansial. Selain berfungsi sebagai sarana investasi, emas juga memiliki sifat sebagai safe haven asset yang mampu menahan dampak inflasi.
Sebagaimana disampaikan Salira TV dalam program edukatifnya, berinvestasi melalui Tabungan Emas bukan hanya langkah bijak, melainkan juga strategi nyata untuk melindungi nilai rupiah dan menjaga ketahanan ekonomi pribadi.
Salira TV – Merekam Indonesia, Menginspirasi untuk Berdaya Finansial.
Sumber informasi: Petugas Pegadaian Cabang Singaparna Kab. Tasikmalaya














