SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA – Menjelang masa purna bakti, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Tasikmalaya, Dadan Ahmad Sofyan, menyampaikan pesan penuh makna sekaligus harapan besar bagi keberlanjutan kepemimpinan sekolah. Informasi tersebut mencuat dan menjadi perhatian publik, khususnya kalangan pendidikan di Kota Tasikmalaya.
Dalam keterangannya kepada media pada Selasa, 16 Desember, Dadan Ahmad Sofyan memastikan bahwa dirinya secara resmi akan memasuki masa purna bakti pada 1 Februari 2026. Ia mengaku bersyukur dapat menuntaskan masa pengabdian di dunia pendidikan, meski menyadari masih terdapat berbagai keterbatasan selama menjalankan amanah sebagai kepala sekolah.
Dengan sikap rendah hati, Dadan Ahmad Sofyan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga sekolah, mulai dari tenaga pendidik, staf kependidikan, hingga para peserta didik, apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kebijakan atau langkah yang belum sepenuhnya memenuhi harapan bersama.
Ia mengakui bahwa capaian yang telah diraih belum sepenuhnya sempurna. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa seluruh tugas yang diemban selalu dijalankan dengan niat dan upaya terbaik demi kemajuan SMAN 7 Tasikmalaya.
Menjelang pergantian kepemimpinan, Dadan Ahmad Sofyan juga menitipkan harapan besar kepada sosok kepala sekolah yang kelak akan menggantikannya. Ia berharap, pemimpin berikutnya memiliki kapasitas yang lebih unggul, baik dari sisi kompetensi manajerial, kemampuan komunikasi, maupun keberanian dalam mengambil keputusan strategis demi kepentingan sekolah.
Menurutnya, kepala sekolah ke depan harus mampu menjalin komunikasi yang lebih terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memiliki ketegasan dan keberanian dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.




















