Menu

Dark Mode

Berita

Mentan Tinjau Penyitaan Seribu Ton Beras Ilegal di Karimun

badge-check

Mentan Tinjau Penyitaan Seribu Ton Beras Ilegal di Karimun Perbesar

“Secara logika distribusi, ini tidak masuk akal. Daerah tanpa sawah mengirim beras ke wilayah surplus. Indikasi penyelundupan sangat kuat,” jelasnya.

Penanganan Hukum Terpadu

Mentan memastikan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh, melibatkan penyidik Mabes Polri, Satgas Pangan, Polda setempat, serta mendapat dukungan penuh dari TNI.

“Keadilan harus ditegakkan. Tidak boleh ada segelintir orang yang mengorbankan kepentingan petani dan negara,” tegasnya kembali.

Refleksi dari Kasus PMK

Sebagai pembelajaran, Mentan Amran mengaitkan kasus ini dengan masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke Indonesia beberapa waktu lalu akibat lemahnya pengawasan impor.

“Dampaknya sangat besar. Populasi sapi nasional turun drastis dan negara mengalami kerugian hingga Rp135 triliun. Ini bukti nyata bahwa pelanggaran prosedur impor membawa kerugian besar,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap komoditas pangan, termasuk beras dan daging, harus melalui prosedur resmi dan pengawasan ketat. Jika tidak, maka yang paling dirugikan adalah petani, peternak, dan negara.

“Siapa pun pelakunya, sekecil apa pun jumlahnya, penyelundupan harus ditindak tegas,” tutup Mentan Amran.

Usai kegiatan tersebut, Mentan Amran sempat membuka sesi tanya jawab singkat bersama awak media sebelum bertolak kembali ke Jakarta untuk melanjutkan agenda kementerian.

Reporter: Edward Simanjuntak
Editor: P. Pirmansyah

Read More

Anniversary STC Ke-28 Satukan Ribuan Pecinta Vespa

20 June 2026 - 14:14 WIB

Truk Tanpa Plat Tabrak Motor Di Medan, 1 Tewas

20 June 2026 - 13:22 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih Tamansari Resmi Dimulai

19 June 2026 - 23:49 WIB

MPC Pemuda Pancasila Ciamis Gelar Gerakan Hijau Massal

19 June 2026 - 23:33 WIB

Trending on Berita