Selain mengejar peningkatan produksi, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kualitas lingkungan, memperbaiki kesuburan tanah, dan menghasilkan pangan yang aman serta sehat.
Melalui program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB), Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong penggunaan pupuk organik, pengelolaan lahan yang tepat, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan pertanian yang produktif sekaligus berkelanjutan.
Sekda Apresiasi Kolaborasi Semua Pihak
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan apresiasi kepada para petani yang terus berinovasi mengembangkan pertanian organik. Menurutnya, keberhasilan panen tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat.
“Panen padi organik hari ini bukan sekadar keberhasilan memanen hasil pertanian. Lebih dari itu, ini merupakan bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama mampu menghadirkan sistem pertanian yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi bagi masa depan pertanian Kabupaten Ciamis.”
Apresiasi juga disampaikan kepada Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan pertanian organik di Kabupaten Ciamis.
Sekretariat Klaster Padi Pamarican Resmi Beroperasi
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan peresmian Sekretariat Klaster Padi Pamarican yang ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis.
Bangunan sekretariat tersebut merupakan bantuan dari Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian organik di Kabupaten Ciamis.









