SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Menjelang peringatan Milangkala Kabupaten Ciamis ke-384 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menggelar ziarah leluhur Milangkala Ciamis di kompleks makam leluhur Galuh, Imbanagara, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun dan meletakkan fondasi sejarah Tatar Galuh Ciamis. Ziarah berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TNI dan Polri, Kejaksaan Negeri Ciamis, tokoh budaya, tokoh agama, masyarakat, serta para pelajar.
Penghormatan untuk Para Pendahulu
Suasana penuh penghormatan tampak sejak rombongan tiba di area makam. Doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghargaan atas jasa para leluhur yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang Kabupaten Ciamis hingga memasuki usia ke-384 tahun.
Tradisi ziarah makam leluhur telah menjadi agenda rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis. Selain menjaga nilai budaya, kegiatan ini juga menjadi simbol penghormatan kepada para pemimpin dan tokoh Galuh terdahulu yang membentuk identitas masyarakat Tatar Galuh.
Makna Edukasi dan Refleksi
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dr. Drs. Dian Budiyana, M.Si., menegaskan bahwa ziarah leluhur bukan sekadar seremoni tahunan.
“Menjelang Milangkala Kabupaten Ciamis ke-384, kita ingin mengingat kembali perjuangan para leluhur yang telah mewariskan sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat Galuh. Generasi muda harus mengetahui akar sejarahnya agar memiliki rasa bangga dan tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Milangkala tidak hanya dimaknai sebagai perayaan bertambahnya usia daerah, melainkan juga momentum refleksi untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya, sejarah, dan identitas Kabupaten Ciamis.

Pelajar Antusias Belajar Sejarah
Di sela kegiatan, para pelajar yang hadir tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai sejarah tokoh-tokoh Galuh yang dimakamkan di kawasan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran langsung tentang perjalanan sejarah Kabupaten Ciamis yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Bupati Ciamis bersama jajaran Forkopimda juga melakukan tabur bunga dan doa bersama sebagai simbol penghormatan kepada para leluhur. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, mencerminkan kuatnya nilai budaya dan tradisi yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.
Tradisi yang Terus Dilestarikan
Ziarah makam leluhur menjadi salah satu rangkaian penting menjelang Milangkala Kabupaten Ciamis. Tradisi ini telah diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu.
Melalui semangat Milangkala ke-384, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap seluruh masyarakat terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta meneruskan nilai-nilai luhur warisan leluhur demi mewujudkan Ciamis yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








