SALIRA TV | KAB. KUNINGAN, JAWA BARAT — Momentum penting bagi pelestarian budaya kembali tercatat melalui pengukuhan Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya oleh Keraton Kasepuhan Cirebon. Peristiwa budaya ini menjadi simbol penguatan nilai leluhur sekaligus langkah strategis menjaga eksistensi adat di tengah perkembangan zaman. Liputan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026.
Prosesi Sakral Pengukuhan Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya
Prosesi berlangsung khidmat di lingkungan Kesultanan Cirebon. Gusti Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, KGSS PNG Heru Rusamsyi Arianatareja, S.Psi., M.H., secara resmi mengukuhkan Raden Wahyu sebagai Ketua Pemangku Adat Wilayah Ciamis Raya.
Raden Wahyu menerima surat keputusan atau anugerah bernomor 302/KPA-KKKC/SSJII/I/2026. Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Sultan sebagai simbol legitimasi adat. Prosesi semakin bermakna saat pin kehormatan disematkan sebagai tanda kepercayaan sekaligus tanggung jawab menjaga warisan leluhur.
Amanah Besar untuk Pelestarian Adat
Pengukuhan Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya bukan sekadar simbol seremonial. Amanah ini memiliki misi nyata dalam penguatan budaya daerah.
Beberapa fokus utama yang diemban antara lain:
Revitalisasi sistem adat agar tetap relevan dengan perkembangan sosial modern tanpa meninggalkan nilai tradisional.
Perlindungan masyarakat adat melalui penguatan fungsi pemangku adat sebagai pelindung nilai budaya
Penguatan hubungan historis antara Keraton Kasepuhan Cirebon dan wilayah budaya penyangga seperti Ciamis
“Sejak hari ini, Raden Wahyu resmi mengemban tugas untuk mengayomi dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur di Ciamis Raya. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kelestarian tradisi kita,” ujar Gusti Sultan dalam prosesi tersebut.

Sosok Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya
Raden Wahyu lahir di Ciamis pada 5 April 1980. Ia dikenal memiliki kedekatan emosional dan kultural dengan masyarakat setempat. Saat ini ia berdomisili di Dusun Cantigi, Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng.
Sebagai Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya, ia memiliki mandat membangun koordinasi lintas elemen masyarakat. Mulai dari tingkat desa hingga pemerintahan daerah, peran ini menjadi strategis dalam menjaga kesinambungan nilai adat.
Harapan Baru Kebangkitan Budaya Ciamis
Pengukuhan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak pihak berharap penguatan struktur adat mampu mendorong kebangkitan identitas budaya daerah.
Selain itu, potensi wisata budaya dan kearifan lokal diharapkan semakin dikenal secara nasional bahkan internasional. Kini perhatian publik tertuju pada langkah strategis yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Pengukuhan Ketua Pemangku Adat Ciamis Raya diharapkan menjadi titik awal kebangkitan nilai tradisi dan penguatan jati diri budaya masyarakat Ciamis.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








