SALIRA TV | KOTA BANDUNG, JAWA BARAT — Kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan oleh DPRD Jawa Barat berlangsung di RW 12 Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ir. Iswara, bersama jajaran kewilayahan dan masyarakat setempat. Momentum ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan di wilayah Pasirlayung dan sekitarnya.
Aspirasi Warga Jadi Fokus Pembangunan
Dalam forum dialog, warga menyampaikan berbagai usulan, terutama di bidang infrastruktur, sosial kemasyarakatan, serta dukungan pendanaan kegiatan. Wilayah Pasirlayung yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Sukapada menjadi perhatian khusus dalam perencanaan pembangunan.
Perwakilan Kelurahan Pasirlayung, Rafiyani Dewi Restiati, S.A.P., selaku Kasi Kesejahteraan Sosial, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan program pemerintah.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan, baik infrastruktur maupun bantuan lainnya, diharapkan dapat menjangkau wilayah yang selama ini belum tersentuh secara optimal.
Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
Lurah Sukapada, Suhartomo, turut menyampaikan bahwa masih banyak kebutuhan masyarakat yang memerlukan dukungan anggaran. Ia mengungkapkan bahwa meskipun beberapa program telah berjalan melalui APBD dan reses DPRD Kota Bandung, masih terdapat sejumlah usulan warga yang belum terakomodasi.
Ketua LPM Kecamatan Cibeunying Kidul, Adang, menjelaskan bahwa proses pengajuan pembangunan telah melalui tahapan musyawarah, mulai dari tingkat RW hingga musrenbang. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
Ia mengungkapkan bahwa setiap kelurahan hanya mendapatkan alokasi sekitar Rp1 miliar, sementara kebutuhan riil di lapangan dapat mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar. Kondisi ini membuat banyak usulan harus diseleksi berdasarkan skala prioritas.
DPRD Jabar Prioritaskan Program Mendesak
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ir. Iswara, menyampaikan bahwa pihaknya memahami kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami penurunan.
Ia menjelaskan bahwa penurunan pendapatan terjadi akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat, baik di tingkat Kota Bandung maupun Provinsi Jawa Barat. Meski demikian, DPRD bersama Pemerintah Provinsi tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan sesuai target.
Ia menegaskan bahwa DPRD Jawa Barat akan memaksimalkan bantuan dengan pendekatan skala prioritas, sehingga usulan yang bersifat mendesak tetap dapat direalisasikan.
Permasalahan Air Bersih Jadi Sorotan
Dalam forum tersebut, Ketua Forum RW Pasirlayung, Suhendi, juga menyoroti persoalan ketersediaan air bersih di beberapa wilayah, seperti RW 04, RW 10, dan RW 11.
Permasalahan ini dinilai perlu penanganan serius, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat dan kondisi geografis wilayah yang diapit oleh Sungai Ciparumpung dan Sungai Cipamokolan.
Kegiatan Ditutup dengan Kebersamaan
Kegiatan pengawasan ini diakhiri dengan buka puasa bersama serta ramah tamah antara DPRD Jawa Barat dan masyarakat.
Dari Kota Bandung, Jawa Barat, reporter Kuswandi melaporkan untuk Salira TV.
Editor: P. Pirmansyah










