SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., memberikan wawasan kebangsaan santri di Pondok Pesantren Idrisiyyah pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari para santri dan santriwati.
Dalam pemaparannya, Dandim menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan santri sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengajak para peserta untuk menanamkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta memiliki kesadaran bela negara sejak dini.
“Santri harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi persatuan dan toleransi,” ujar Dandim.
Penguatan Karakter Melalui Nilai Kebangsaan
Wawasan kebangsaan santri dinilai menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang tangguh. Dandim menekankan bahwa santri tidak hanya memiliki peran dalam bidang keagamaan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan mampu mengimplementasikan semangat nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di masyarakat luas.
Pemahaman Keagamaan Dan Keteladanan Nabi
Selain materi kebangsaan, Dandim juga memberikan pemahaman keagamaan dengan mengangkat kisah dan sejarah para nabi. Ia mengajak para santri untuk meneladani sifat-sifat mulia seperti kejujuran, kesabaran, keteguhan iman, serta kepedulian terhadap sesama.
“Sejarah para nabi mengandung banyak pelajaran berharga yang harus kita contoh dalam kehidupan, baik dalam bersikap, berperilaku, maupun dalam menjalankan tugas sebagai umat beragama dan warga negara,” tambahnya.
Antusiasme Santri Dalam Kegiatan
Selama kegiatan berlangsung, para santri menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap materi yang disampaikan dan terlibat dalam sesi tanya jawab.




















