SALIRA TV | KOTA BANDUNG – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Tabligh Akbar Syukuran Lembur yang digelar warga Kampung Cileuweng Sirnagalih Rw 17, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, pada Kamis malam, 15 Januari 2026.
Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah Ustad KH. Hari Kosasih Sunarya, S.Sos, yang menyampaikan tausiyah bertema pentingnya mencari keberkahan dalam setiap ikhtiar serta senantiasa bersyukur atas segala aktivitas yang telah dan sedang dijalani.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cimenyan Supratman Taryana, Ketua Rw 17 Muhammad Soleh, para Ketua Rt, panitia pelaksana, unsur MUI, pengurus DKM Al Hidayah dan DKM Al Hijrah, para sesepuh, seniman, tokoh pemuda, serta ratusan warga sekitar yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Sebelum tabligh akbar dimulai, rangkaian acara diawali dengan lantunan shalawat bernuansa gambus, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Ketua Rw 17, serta penyerahan bantuan dan santunan bagi anak yatim dan lansia. Puncak acara diisi tausiyah KH. Hari Kosasih Sunarya yang disampaikan secara komunikatif, sarat hikmah, dan menghibur melalui kolaborasi media wayang golek Cepot, sehingga mampu menarik perhatian seluruh Sahabat yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Rw 17 Muhammad Soleh menyampaikan bahwa persiapan kegiatan syukuran lembur ini telah dilakukan sejak dua bulan sebelumnya melalui musyawarah bersama warga. Ia menjelaskan bahwa total anggaran kegiatan mencapai sekitar Rp62 juta, yang seluruhnya bersumber dari partisipasi dan kebersamaan warga.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama panitia, Rt, Rw, dan antusiasme warga yang ikut terlibat langsung dalam persiapan, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cimenyan Supratman Taryana dalam wawancara bersama reporter Salira TV menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai syukuran lembur ini menjadi bukti nyata kekompakan warga dalam mewujudkan kegiatan yang menyehatkan jasmani dan rohani.
“Syukuran lembur ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Januari 2026, dengan rangkaian acara tabligh akbar, pertunjukan musik tradisional Barikan Kacapi Suling, hingga puncak malam terakhir berupa pagelaran wayang golek oleh Dalang Khanha Ade Kosasih Sunarya Giriharja 2 Putu,” jelasnya.
Ia berharap, momentum kebersamaan ini dapat memperkuat solidaritas warga, sehingga Kampung Cileuweng Rw 17 khususnya dan Desa Cimenyan pada umumnya dapat terus berkembang, maju, serta memiliki masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani.
Kuswandi











