Menu

Dark Mode

Video

Dugaan Skandal Rest Area Libatkan Kades Margaluyu Dan Guru MI

badge-check

SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Dugaan skandal rest area yang melibatkan Kepala Desa Margaluyu mencuat dan menyita perhatian publik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Seorang kepala desa berinisial H dilaporkan warga setelah diduga kepergok bersama seorang guru Madrasah Ibtidaiyah di kawasan rest area wilayah Kota Tasikmalaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi tersebut berawal dari kesaksian seorang warga Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, bernama Irman Romansyah. Ia mengaku menyaksikan langsung keberadaan keduanya di area masjid yang berada di kawasan rest area Tasikmalaya.

Menurut Irman, saat itu dirinya melihat seorang pria dan perempuan berada di dekat mobil yang sedang terparkir dan menunjukkan kedekatan yang tidak semestinya dilakukan di ruang publik. Setelah didekati, Irman menyadari bahwa pria tersebut adalah Kepala Desa Margaluyu, sementara perempuan yang bersamanya merupakan seorang guru kelas tiga Madrasah Ibtidaiyah berinisial R.

Irman kemudian menegur keduanya dan meminta agar situasi tersebut dihentikan. Kesaksian warga inilah yang kemudian menyebar luas dan memicu keresahan di tengah masyarakat Desa Margaluyu.

Kades Margaluyu Beri Klarifikasi

Menanggapi dugaan skandal rest area Kades Margaluyu, Herlan selaku kepala desa menyampaikan bantahan. Ia menegaskan bahwa pertemuannya dengan R tidak berkaitan dengan hubungan pribadi, melainkan sebatas komunikasi biasa yang tidak melanggar norma.

Herlan meminta masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan sepihak dan menunggu kejelasan fakta secara utuh. Ia juga menekankan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas sebagai kepala desa sesuai aturan dan etika pemerintahan desa.

Guru MI Bantah Tuduhan Warga

Klarifikasi juga disampaikan oleh Risna, guru Madrasah Ibtidaiyah yang ikut terseret dalam dugaan skandal tersebut. Ia menyatakan bahwa tuduhan yang menyebut dirinya bersandar secara sengaja di dekat mobil yang sedang terparkir tidak sesuai dengan kenyataan.

Risna menjelaskan bahwa gerakan tubuh yang dipermasalahkan warga terjadi secara spontan dan berlangsung sangat singkat. Ia menegaskan tidak memiliki niat atau maksud yang mengarah pada tindakan tidak pantas.

Warga Desak Transparansi

Meski telah ada bantahan dari kedua pihak, dugaan skandal rest area Kades Margaluyu tetap memicu reaksi masyarakat. Warga Desa Margaluyu kini mendesak adanya transparansi serta langkah tegas dari pihak berwenang guna menjaga etika kepemimpinan dan marwah pemerintahan desa.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait agar polemik ini tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.

Dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, reporter Heri Heryanto melaporkan untuk Salira TV.

Editor: P. Pirmansyah

Read More

DPD Papera Sumut Perkuat Sinergi Dengan Disperindag

10 February 2026 - 06:45 WIB

Legalitas LPKSM Kepri 1 Dipertanyakan, Kesbangpol Buka Suara

9 February 2026 - 15:09 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Margaluyu Diselidiki Warga

9 February 2026 - 14:25 WIB

Polres Karimun Perkuat Sinergi Pers Lewat Coffee Morning HPN

9 February 2026 - 13:29 WIB

Trending on Berita
error: Content is protected !!