SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han menghadiri Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran dalam rangka peringatan Hari Tatar Sunda 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, S.H., M.M., Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., Wakil Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A., serta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, budayawan, dan ribuan warga.
Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran Peringati Hari Tatar Sunda
Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan warisan budaya Sunda. Kegiatan ini mengingatkan kembali kejayaan Padjajaran sebagai lambang persatuan, kebesaran, dan kearifan lokal masyarakat Sunda.
Rangkaian kirab dimulai dari Kampus Universitas Cipasung menuju Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Iring-iringan Karnaval Kirab Mahkota Binokasih melintasi sejumlah titik strategis hingga finish di pusat pemerintahan daerah.
Sepanjang perjalanan, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisional Sunda. Selain itu, prosesi napak tilas menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya menjaga identitas budaya bangsa.
Dandim Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya menegaskan pentingnya kegiatan budaya dalam memperkuat rasa cinta tanah air.
“Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran ini bukan hanya seremonial budaya, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, menanamkan semangat kebangsaan, serta menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Dandim.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi dan menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai pondasi pembangunan daerah yang berkarakter.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Kirab Budaya Napak Tilas Padjajaran berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga budaya Sunda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah








