SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Revitalisasi SMK PGRI Cikoneng mulai dilaksanakan melalui dukungan anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada liputan Kamis, 6 Agustus 2026, Kepala SMK PGRI Cikoneng, Agung Hermawan, tampak memantau langsung proses pembangunan dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berupa rompi lapangan dan helm keselamatan berwarna kuning.
Penampilan tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam menerapkan budaya keselamatan kerja atau Safety First selama proses revitalisasi berlangsung. Langkah itu sekaligus menunjukkan keseriusan pihak sekolah dalam mengawasi setiap tahapan pekerjaan fisik agar berjalan sesuai ketentuan.
Anggaran APBN Difokuskan untuk Meningkatkan Fasilitas Sekolah
Saat ditemui di lokasi proyek, Agung Hermawan menjelaskan bahwa bantuan revitalisasi diperoleh melalui APBN Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat SMK jalur reguler.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan rezeki dan amanah dari pemerintah berupa anggaran Rp1,2 Miliar dari APBN. Ini merupakan hal yang sangat positif bagi kami sebagai sekolah swasta untuk terus meningkatkan fasilitas pendidikan,”
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar secara lebih optimal.

Sejumlah Ruang Direhabilitasi
Revitalisasi yang sedang berlangsung difokuskan pada pekerjaan rehabilitasi kategori sedang hingga berat.
Fasilitas yang menjadi sasaran pekerjaan meliputi:
- Lima ruang kelas.
- Dua ruang praktik siswa.
- Dua ruang administrasi yang terdiri atas ruang guru dan ruang tata usaha.
- Satu toilet siswa laki-laki.
Selama pelaksanaan proyek, sekitar 20 tenaga kerja diterjunkan di lapangan. Mereka bekerja bersama tim ahli yang ditunjuk untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan kualitas bangunan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Proyek ini dilaksanakan secara swakelola. Kami menunjuk tim ahli sesuai aturan dari Kementerian agar pengerjaan fisik benar-benar sesuai peruntukan dan standar teknis yang ditentukan,”
Papan Informasi Proyek Segera Dipasang
Terkait belum terpasangnya papan informasi proyek, Agung Hermawan menjelaskan bahwa pengerjaan revitalisasi baru memasuki pekan pertama sehingga papan proyek masih dalam proses pencetakan.
“Untuk papan proyek saat ini masih dalam proses pencetakan dan akan segera dipasang dalam waktu dekat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik,”
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan revitalisasi tersebut.
Pihak sekolah berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Dengan demikian, fasilitas baru hasil revitalisasi diharapkan segera dimanfaatkan oleh siswa maupun tenaga pendidik guna menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah















