SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan sejak usia dini dinilai sebagai investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, saat menghadiri kegiatan Gebyar Al Huda 2026 yang berlangsung di Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, pada Kamis, 29 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Sekda menuturkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur fisik, melainkan juga dari keberhasilan membentuk karakter, kreativitas, serta moral generasi muda sejak usia dini. Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing.

Ia menilai, kegiatan seperti Gebyar Al Huda 2026 menjadi sarana positif dalam menggali potensi, menumbuhkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan anak-anak melalui pendekatan edukatif dan kreatif.
Gebyar Al Huda 2026 sendiri diselenggarakan dengan tujuan membangun peradaban bangsa melalui pembinaan anak usia dini. Berbagai lomba kreativitas dan kebersamaan digelar dalam kegiatan tersebut, di antaranya lomba tahfidz Al-Qur’an, adzan, mewarnai, dan melukis yang diikuti oleh peserta dari jenjang PAUD dan TK.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha, untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.









