SALIRA TV | KAB. BANDUNG — Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme warga mewarnai malam puncak Syukuran Lembur yang digelar di Kampung Cileuweng Sirnagalih RW 17, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam, 17 Januari 2026 tersebut ditutup dengan pagelaran seni tradisional Wayang Golek yang disambut meriah oleh masyarakat.
Pagelaran Wayang Golek pada malam puncak hari ketiga ini menghadirkan dalang muda berbakat, Khanha Ade Kosasih Sunarya dari Giriharja 2 Putu. Ia merupakan cucu dari maestro Wayang Golek Jawa Barat almarhum KH. Asep Sunandar Sunarya. Penampilan tersebut menjadi daya tarik utama yang telah lama dinantikan oleh warga.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Cimenyan, Bapak Supratman Taryana, Ketua RW 17 Bapak Muhammad Soleh, para Ketua RT, LPM, BPBD, MUI, Forum Kemasyarakatan, Bimas, Babinsa, jajaran panitia, para sesepuh, seniman, tokoh pemuda, serta masyarakat sekitar yang memadati area lapangan lokasi acara.
Sebelum pagelaran dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari panitia pelaksana, Ketua RW 17, perwakilan Bimas dan WBI, serta pembagian bingkisan kepada warga. Sambutan utama disampaikan langsung oleh Kepala Desa Cimenyan, Bapak Supratman Taryana.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menekankan pentingnya transparansi dan kebersamaan dalam membangun lingkungan. Ia menjelaskan bahwa laporan kegiatan dan penggunaan anggaran yang disampaikan secara terbuka merupakan bentuk amanah dan tanggung jawab kepada seluruh warga yang telah berkontribusi.
Menurutnya, keberhasilan acara ini menjadi bukti nyata bahwa kekompakan, solidaritas, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan kegiatan besar tanpa harus bergantung pada satu pihak saja. Perjuangan panitia yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan, termasuk penggalangan dukungan dari warga secara rutin, menjadi bagian penting dari suksesnya kegiatan tersebut.










