SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Kepala Sekolah SDN 7 Ciamis, Kiki Kohara, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi muda yang berintegritas. Hal tersebut disampaikannya saat menutup rangkaian kegiatan Dirasah Smart School (DSS) Ramadhan pada Jumat, 13 Maret.
Menurutnya, inovasi pendidikan tidak selalu identik dengan teknologi canggih. Justru yang lebih penting adalah bagaimana sekolah mampu menanamkan nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan kebiasaan baik sejak usia dini kepada para siswa.
Program Dirasah Smart School yang berlangsung selama dua pekan ini dirancang sebagai kegiatan pembiasaan yang terstruktur. Tujuannya bukan sekadar mengisi aktivitas siswa selama bulan Ramadhan, tetapi menjadi sarana membangun karakter yang kuat bagi peserta didik.
Dirasah Smart School Bangun Karakter dan Kebiasaan Positif
Kiki Kohara menjelaskan bahwa konsep “Smart School” yang diterapkan di SDN 7 Ciamis memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kecerdasan akademik.
“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya pintar secara kognitif, tetapi memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang matang. Melalui program ini, kami mengajarkan kedisiplinan melalui ibadah dan empati melalui aksi sosial,” ujar Kiki Kohara di sela-sela acara pemberian santunan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengikuti pembelajaran agama secara teori, tetapi juga mempraktikkan berbagai aktivitas ibadah serta kegiatan sosial. Dengan cara ini, sekolah berharap nilai-nilai kebaikan dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Sinergi Guru dan Orang Tua Jadi Kunci Keberhasilan Program
Keberhasilan pelaksanaan program Dirasah Smart School juga tidak lepas dari keterlibatan berbagai pihak. Selain dukungan para guru, kegiatan ini turut melibatkan tujuh ustadz dan ustadzah sebagai mentor tamu yang memberikan pembelajaran keagamaan secara lebih interaktif.
Namun, menurut Kiki Kohara, hal yang paling membanggakan adalah tingginya partisipasi para orang tua siswa. Bantuan santunan bagi anak yatim yang disalurkan dalam kegiatan tersebut berasal dari donasi sukarela wali murid.
“Ini adalah bukti bahwa sinergi antara sekolah dan orang tua di SDN 7 Ciamis sangat luar biasa. Kami tidak hanya mengajar anak-anak untuk berbagi, tapi kami (orang tua dan guru) memberikan teladan langsung kepada mereka,” tambahnya.
Program Diikuti 612 Siswa
Program Dirasah Smart School diikuti oleh sebanyak 612 siswa SDN 7 Ciamis. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik ibadah, salah satunya simulasi pelaksanaan sholat Idul Fitri.
“Tujuan utama kami adalah agar anak-anak di SDN 7 Ciamis ini belajar tentang keagamaan, berkarakter, dan terbiasa melakukan amaliah positif.”
Kiki berharap pengalaman selama dua minggu kegiatan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi para siswa.
“Program dua minggu ini hanyalah pemantik. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan api semangat ibadah dan kepedulian sosial ini tetap menyala meski Ramadhan telah berlalu,” tutupnya.
Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan para wali murid yang hadir. Mereka menilai SDN 7 Ciamis berhasil menciptakan suasana sekolah yang religius, hangat, dan mendukung pembentukan karakter siswa.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah















