SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Kegiatan LT II MTsN 9 Ciamis menjadi momentum bagi para siswa untuk mengembangkan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama. Semangat para anggota Regu Penggalang dalam mengikuti kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala MTsN 9 Ciamis sekaligus Kamabigus, H. Ihin, S.Ag., M.M.
Dalam liputan Salira TV pada Selasa, 8 September 2026, kegiatan Lomba Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting Sindangkasih berlangsung dengan suasana penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan kepramukaan dengan antusias.
H. Ihin turut memberikan perhatian terhadap perjuangan para siswa MTsN 9 Ciamis yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, aktivitas Pramuka tidak hanya berkaitan dengan perlombaan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda.
LT II MTsN 9 Ciamis Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Kegiatan LT II MTsN 9 Ciamis memberikan kesempatan kepada para anggota Regu Penggalang untuk belajar melalui pengalaman secara langsung. Berbagai aktivitas yang dilakukan selama kegiatan mendorong siswa untuk lebih mandiri, disiplin, serta mampu bekerja dalam sebuah tim.
Selain itu, kegiatan kepramukaan juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. Karena itu, pengalaman yang diperoleh selama LT II diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami sangat bangga melihat semangat juang anak-anak dari Regu Penggalang MTsN 9 Ciamis. Mereka telah berjuang keras dalam berbagai mata lomba. Ini adalah wujud nyata dari implementasi nilai-nilai Dasa Darma dan Trisatya Pramuka,” ujar H. Ihin dengan penuh antusias.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kerja keras para siswa. Terlebih, mereka harus mengikuti berbagai kegiatan yang membutuhkan kekompakan, ketelitian, ketahanan fisik, serta kesiapan mental.

Pramuka Bekali Siswa Hadapi Tantangan
H. Ihin juga menilai kegiatan seperti LT II memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar menghadapi situasi secara langsung sekaligus mencari solusi bersama anggota regunya.
“Pramuka adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya. Di sini mereka diajarkan untuk bertahan hidup, berpikir kreatif, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kami berharap, pengalaman berharga selama LT II ini akan menjadi bekal bagi masa depan mereka,” pungkasnya.
Sementara itu, suasana kegiatan LT II terlihat semarak. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari mendirikan tenda hingga mengikuti berbagai mata lomba. Interaksi antara peserta dari berbagai sekolah juga menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarpeserta Pramuka di wilayah Sindangkasih. Dengan suasana yang kompetitif namun tetap menjunjung kebersamaan, para siswa mendapatkan pengalaman berharga di luar pembelajaran kelas.
Dukungan Sekolah untuk Regu Penggalang
Keikutsertaan Regu Penggalang MTsN 9 Ciamis dalam LT II juga menunjukkan adanya dukungan dari pihak sekolah terhadap pengembangan kegiatan kepramukaan. Kehadiran H. Ihin di tengah kegiatan memberikan dorongan moral bagi para siswa yang sedang mengikuti perlombaan.
Dokumentasi kegiatan memperlihatkan suasana lapangan yang dipenuhi tenda peserta dan anggota Pramuka dengan seragam lengkap. Semangat para siswa terlihat dalam berbagai aktivitas yang mereka jalani selama kegiatan berlangsung.
Melalui LT II MTsN 9 Ciamis, para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi. Lebih dari itu, mereka memperoleh kesempatan untuk belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, keberanian, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
Diharapkan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal positif bagi para anggota Regu Penggalang untuk terus berkembang. Prestasi dalam perlombaan menjadi salah satu hasil, sedangkan pembentukan karakter menjadi nilai penting yang dapat dibawa para siswa dalam perjalanan pendidikan mereka.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah
















