Menu

Otomatis

Berita

Eksekusi Rumah di Tasikmalaya Diwarnai Protes Warga

badge-check

Eksekusi Rumah di Tasikmalaya Diwarnai Protes Warga Perbesar

SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Eksekusi rumah di Tasikmalaya berlangsung dalam suasana tegang pada Kamis, 24 September 2026. Proses pengosongan rumah dan bangunan milik Enjang Ilyas di Kampung Salaksa, RT 04 RW 02, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mendapat penolakan dari keluarga dan sejumlah warga sekitar.

Ketegangan terjadi saat petugas melaksanakan proses eksekusi di lokasi. Warga dan pihak keluarga berkumpul untuk menyampaikan keberatan terhadap pengosongan bangunan yang selama ini mereka pertahankan.

Eksekusi Rumah di Tasikmalaya Diwarnai Perdebatan

Situasi semakin memanas ketika Panitera Pengadilan Negeri, Rina Fasiola, S.H., membacakan penetapan putusan eksekusi di hadapan objek perkara.

Pembacaan penetapan tersebut kemudian diikuti perdebatan antara pihak berwenang dengan keluarga serta warga yang berada di lokasi. Adu argumen berlangsung karena pihak keluarga tetap mempertahankan rumah dan bangunan dari proses pengosongan.

Kondisi tersebut membuat suasana di sekitar lokasi eksekusi menjadi perhatian warga. Sejumlah spanduk penolakan juga dipasang di sekitar rumah dan pagar warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

Kuasa Hukum Soroti Prosedur Eksekusi

Tim kuasa hukum Enjang Ilyas turut mempertanyakan pelaksanaan eksekusi tersebut. Andrie Syafrizal, S.H., M.H., selaku kuasa hukum, menyampaikan adanya dugaan persoalan prosedural dalam proses eksekusi.

Menurut pihak kuasa hukum, perkara yang berkaitan dengan substansi sengketa tersebut masih menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Tasikmalaya.

“Tindakan pengosongan di tengah proses hukum yang masih berjalan ini mencederai rasa keadilan dan patut dipertanyakan keabsahannya secara prosedural,” ujar pihak kuasa hukum dalam keterangannya di lapangan.

Selain itu, Fuad Abdillah, S.H., CTL., yang juga tergabung dalam tim kuasa hukum, menyampaikan pandangannya mengenai persoalan tersebut di tempat dan kesempatan berbeda.

Pihaknya meminta seluruh instansi penegak hukum menjalankan tugas secara objektif, transparan, dan profesional. Hal itu disampaikan dengan mempertimbangkan adanya perbedaan substansi perkara serta permohonan penundaan eksekusi yang sebelumnya telah diajukan secara resmi.

Spanduk Penolakan Terpasang di Lokasi

Penolakan terhadap eksekusi juga terlihat dari sejumlah spanduk yang dipasang di sekitar lokasi. Salah satu spanduk bertuliskan “Penolakan Pengosongan Rumah dan Bangunan Milik Enjang Ilyas”.

Selain itu, terdapat pula tulisan “Dimana Hati Nurani Anda?” yang menjadi bentuk penyampaian aspirasi dari pihak keluarga dan warga.

Sementara itu, aparat keamanan gabungan melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan antara pihak-pihak yang terlibat.

Perkara Masih Mendapat Pengawalan

Hingga berita ini diturunkan, sengketa lahan dan bangunan di wilayah Mangkubumi masih menjadi perhatian. Tim kuasa hukum Enjang Ilyas juga disebut terus mempersiapkan langkah hukum berikutnya untuk memperjuangkan hak-hak kliennya.

Pelaksanaan eksekusi pada Kamis, 24 September 2026, menjadi bagian dari rangkaian proses hukum yang masih mendapat perhatian dari keluarga, warga, serta tim kuasa hukum.

Salira TV akan terus memantau perkembangan perkara tersebut berdasarkan informasi dan proses hukum yang berlangsung.

Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

Read More

Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht

24 Sep 2026 - 12:35 WIB

Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht

Sidang Tipikor PT Pos Air Sugihan Masuk Agenda Pemeriksaan Terdakwa

24 Sep 2026 - 11:52 WIB

Sidang Tipikor PT Pos Air Sugihan Masuk Agenda Pemeriksaan Terdakwa

FTBI Kabupaten Tasikmalaya Tekankan Karakter dan Basa Sunda

24 Sep 2026 - 07:14 WIB

FTBI Kabupaten Tasikmalaya Tekankan Karakter dan Basa Sunda

Revitalisasi SLB Ciawi Jadi Harapan Baru Pendidikan ABK

23 Sep 2026 - 18:44 WIB

Revitalisasi SLB Ciawi Jadi Harapan Baru Pendidikan ABK
Trending on Berita