“Silaturahmi ini menjadi sarana mempererat hubungan Polri dengan kalangan pesantren. Kami sangat mengenal nama besar Pondok Pesantren Suryalaya dan warisan Abah Anom yang telah melahirkan generasi berakhlakul karimah,” ucapnya.
Kapolda menambahkan bahwa Jawa Barat membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan akhlak baik sebagai penopang moral masyarakat. Ia menilai pesantren adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga menegaskan pentingnya kearifan lokal Jawa Barat dengan semboyan “Sauyunan, Ngajaga Lembur” sebagai fondasi sosial menuju masyarakat aman dan sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menyerahkan tali asih berupa 1.000 kilogram (1 ton) beras premium kepada pimpinan Ponpes Suryalaya. Sebagai balasan, pihak pesantren menyerahkan Profil Pesantren dan Buku Amalan Kesuryalayaan kepada Kapolda.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan ramah tamah, prosesi talqin yang dipimpin KH. Sirojudin, serta ziarah ke Makam Pangersa Abah Sepuh dan Abah Anom di Puncak Suryalaya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan pelanjut tradisi spiritual tarekat.
Silaturahmi Kamtibmas ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polda Jawa Barat dan kalangan pesantren, khususnya dalam upaya mewujudkan stabilitas keamanan yang berkelanjutan serta membina masyarakat menuju kehidupan yang damai, berakhlak, dan berkemajuan.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto dari Humas Polres Tasikmalaya Kota









