SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Program TMMD Ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0612/Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pembangunan karakter generasi muda. Pada Jumat, 24 Juli 2026, Kodim 0612/Tasikmalaya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar penyuluhan bahaya narkoba bagi ratusan pelajar di SMKN Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan yang menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD Ke-129 tersebut diikuti sekitar 220 siswa dan siswi. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai ancaman penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun kesadaran agar mampu melindungi diri dari pengaruh negatif narkoba.
BNN Paparkan Dampak Narkoba bagi Generasi Muda
Materi disampaikan oleh narasumber dari BNN, Agus Sutanto, S.E., M.Si. Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pelaku peredaran gelap narkotika.
Menurut Agus Sutanto, penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda karena dapat merusak kesehatan, menghentikan pendidikan, memicu keretakan keluarga, hingga menyeret seseorang ke dalam tindak pidana.
“Narkoba tidak pernah memberikan solusi, tetapi justru merampas masa depan. Bentengi diri dengan ilmu, pilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegasnya di hadapan para peserta.
Pelajar Antusias Ikuti Diskusi Interaktif
Penyuluhan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan, terutama mengenai berbagai modus peredaran narkoba yang kini semakin berkembang, termasuk melalui media sosial dan lingkungan pergaulan.









