SALIRA TV | KAB. LEBAK, BANTEN — Kabupaten Lebak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Setelah penantian selama lebih dari satu dekade, seorang pelajar asal Bumi Multatuli berhasil melaju ke tahapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Nasional 2026.
Siswa tersebut adalah Chaysar Purnama Putra, pelajar kelas 10 dari SMAN 1 Panggarangan. Ia sukses meraih peringkat pertama dalam seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Banten. Hasil tersebut mengantarkan Chaysar menuju tahapan seleksi tingkat pusat untuk memperebutkan posisi sebagai anggota inti Paskibraka Nasional di Istana Negara.
Prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Lebak. Pasalnya, terakhir kali pelajar asal Lebak mampu menembus seleksi nasional terjadi pada tahun 2014.
Kepala SMAN 1 Panggarangan, Cahya Irawan, S.Pd., M.Pd., mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih anak didiknya tersebut. Ia menilai keberhasilan itu lahir dari kerja keras, disiplin, serta dukungan banyak pihak.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Menjadi wakil daerah untuk seleksi tingkat nasional adalah pencapaian luar biasa. Ini membuktikan siswa kami memiliki potensi besar dan mentalitas petarung yang tangguh,” ungkap Cahya Irawan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis (14/5/2026).
Dukungan Sekolah dan Pemerintah Daerah
Pihak sekolah berharap Chaysar dapat menjaga kesehatan dan fokus selama mengikuti tahapan seleksi di tingkat pusat. Selain kesiapan fisik, mental dan kedisiplinan juga menjadi faktor penting dalam menghadapi proses seleksi nasional.
“Besar harapan kami ia terpilih menjadi bagian tim inti Paskibraka Nasional. Mohon doa restu dari masyarakat Lebak agar jalannya dilancarkan. Apapun hasilnya nanti, Chaysar telah menginspirasi sekolah bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lebak, Hari Setiono, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya mengirimkan 15 delegasi untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Banten. Dari jumlah tersebut, hanya sebagian peserta yang berhasil melewati tahapan seleksi yang cukup ketat.
“Dari 15 orang yang dikirim, enam orang berhasil melewati tahapan seleksi ideologi Pancasila dan intelegensia. Hingga akhirnya, lima orang dinyatakan lolos seleksi akhir di tingkat provinsi,” jelas Hari kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Dari lima peserta yang lolos tersebut, Chaysar menjadi satu-satunya wakil Kabupaten Lebak yang berhak melanjutkan ke seleksi tingkat pusat. Sementara empat peserta lainnya akan bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi Banten tahun 2026.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Lebak. Kami berharap Chaysar dapat memberikan performa maksimal sehingga bisa membawa nama baik Lebak di tingkat nasional,” pungkasnya.
Menjadi Inspirasi Generasi Muda
Keberhasilan Chaysar Purnama Putra bukan hanya menjadi prestasi pribadi. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda di daerah untuk terus berjuang meraih cita-cita.
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk bersaing di tingkat nasional. Pembinaan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme yang dilakukan sekolah bersama pemerintah daerah terbukti mampu melahirkan talenta muda berprestasi.
Momentum kembalinya wakil Kabupaten Lebak ke ajang seleksi nasional setelah 12 tahun diharapkan dapat memperkuat semangat kompetisi positif di lingkungan pendidikan dan melahirkan lebih banyak generasi unggul di masa mendatang.
Reporter: Odih Kodari
Editor: P. Pirmansyah








