SALIRA TV | KAB. KARIMUN – Kondisi pelantar di Desa Ungar, Kecamatan Ungar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, kini memprihatinkan. Berdasarkan pantauan media, fasilitas pelabuhan tersebut mengalami kerusakan parah. Atapnya sudah terbuka di beberapa bagian, sementara tiang-tiang penyangga terlihat rapuh dan mulai kropos, seolah hanya menunggu waktu untuk roboh.
Masyarakat setempat menyampaikan keluhannya karena sejak selesai dibangun, pelabuhan tersebut tidak pernah mendapatkan perbaikan maupun pemeliharaan. Mereka menilai, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Dinas Perhubungan sebagai pihak yang bertanggung jawab, seakan tidak memberikan perhatian serius.
“Sejak berdiri, pelabuhan ini tidak pernah diperbaiki. Bahkan pihak terkait pun jarang, atau bahkan tidak pernah datang meninjau,” ungkap salah seorang warga.
Warga juga berharap, jangan sampai ada korban jiwa akibat runtuhnya pelantar baru pemerintah turun tangan. “Jangan menunggu ada musibah dulu, baru sibuk berkunjung,” tegas warga.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau, Junaidi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ia berjanji akan memerintahkan Kepala UPT Karimun untuk meninjau langsung kondisi pelantar di Desa Ungar.
“Terima kasih atas informasinya, kami akan menugaskan UPT Karimun untuk mengecek lokasi,” tutup Junaidi.
Reporter: Edward Simanjuntak














